May Day 2026 Kabupaten Serang Berlangsung Kondusif, Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

 

SERANG – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Kabupaten Serang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, pekerja, serta pelaku industri.

Momentum ini menjadi simbol harmonisasi hubungan industrial sekaligus komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan yang digelar Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang di Lapangan Samator, Kawasan Modern Cikande, Minggu (3/5/2026), dihadiri lebih dari 5.000 buruh dari berbagai federasi pekerja.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan May Day yang berlangsung kondusif dan bernuansa positif. Menurutnya, stabilitas daerah menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Peringatan May Day tahun ini menunjukkan bahwa hubungan antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha di Kabupaten Serang berjalan baik. Kondisi ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan investasi,” ujarnya.

Investasi Jadi Motor Penciptaan Lapangan Kerja

Pemerintah Kabupaten Serang terus berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat dan ramah dunia usaha.

Bupati menegaskan bahwa peningkatan investasi memiliki dampak langsung terhadap pembukaan lapangan kerja baru serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui berbagai kebijakan strategis, Pemkab Serang berupaya memastikan pertumbuhan industri berjalan selaras dengan perlindungan hak-hak pekerja.

Menurutnya, ruang dialog seperti peringatan May Day menjadi wadah positif untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan buruh.

Komitmen Tegas Berantas Calo Tenaga Kerja

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti isu percaloan tenaga kerja yang menjadi perhatian bersama.

Pemerintah Kabupaten Serang telah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Pungutan Liar (Satgas Pungli) guna mencegah praktik rekrutmen kerja ilegal.

Satgas tersebut bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk melakukan penindakan terhadap pelaku pungli maupun calo tenaga kerja yang merugikan masyarakat pencari kerja.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Sinergi Pemerintah Provinsi dan Buruh

Gubernur Banten Andra Soni yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa aspirasi buruh menjadi perhatian serius pemerintah.

Ia menyebut sejumlah masukan yang disampaikan pekerja, di antaranya perbaikan infrastruktur kawasan industri serta pemberantasan praktik calo tenaga kerja.

“Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menindaklanjuti aspirasi buruh melalui koordinasi lintas sektor agar tercipta lingkungan kerja yang aman dan nyaman,” katanya.

May Day Jadi Momentum Kolaborasi Pembangunan

Ketua ASPSB Kabupaten Serang Asep Saefullah menyampaikan bahwa peringatan May Day 2026 membawa tiga tuntutan utama buruh, yakni percepatan pembahasan Peraturan Daerah Ketenagakerjaan, peningkatan kualitas infrastruktur industri, serta pemberantasan calo tenaga kerja.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, pekerja, dan pelaku usaha terus diperkuat guna menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan.

Peringatan May Day 2026 di Kabupaten Serang tidak hanya menjadi ajang perayaan Hari Buruh, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi pembangunan daerah, meningkatkan daya saing industri, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat. (*/Adv)

AdvertorialBupati SerangMay DayRatu Rachmatuzakiyah
Comments (0)
Add Comment