Miris! Dugaan Pelecehan Seksual Anak Terjadi di Markas Polresta Serang Kota, Begini Kronologinya

SERANG – Dugaan pelecehan seksual anak kembali terjadi di Kota Serang. Mirisnya, kali ini terjadi di tempat yang seharusnya menyelesaikan perkara kasus pelecehan, yakni markas Polresta Serang Kota.

Bahkan, kasus ini menjadi tak jelas kelanjutannya alias mandek selama lima bulan sejak terjadinya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pelaku inisial HB.

Penasihat Hukum Korban Ega Jalaludin membeberkan dugaan kasus pelecehan yang menimpa kliennya itu.

Awalnya, korban dan adiknya sedang bermain di sekitar Polresta Serang Kota pada hari Minggu, 02 Februari 2025.

Kemudian terduga pelaku HB mengajak korban untuk masuk ke ruangan SIUM. Pelaku mengajak korban masuk ke ruangan dengan iming-iming memberi uang untuk jajan.

“Terlapor HB dengan berkata sini-sini, masuk, adem. Kemudian Korban bersama adiknya masuk ke dalam ruangan tersebut dan HB menutup dan mengunci pintu dan memberi uang Rp 5 ribu kepada korban,” kata dia, dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, (24/7/2025).

Setelah memberi uang, HB kemudian melancarkan aksinya dengan melakukan perbuatan bejat terhadap korban secara fisik.

Di hari berikutnya, Senin,(03/2), orang tua Korban melaporkan kejadian tersebut kepada Satreksrim Unit PPA Polresta Serang Kota.

Orang tua diterima oleh petugas piket Brigadir Kepala Berto Fernando pada Satreskrim Unit PPA dengan register No. TBL/51/II/RES 1.24./Polresta Serang Kota/2025.

Lalu petugas piket menyarankan untuk melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Serang.

Saat itu juga orangtua korban melakukan visum sendiri dengan biaya sendiri.

Ega mengungkapkan bahwa semenjak laporan dibuat dan visum dilakukan, sampai hari ini, atau sekitar 5 bulan yang lalu, belum pernah sekalipun Pelapor menerima undangan resmi untuk dimintai keterangan/klarifikasi.

“Bahkan pelapor sama sekali tidak pernah menerima informasi lanjutan atau perkembangan laporan tersebut baik secara lisan maupun tulisan (SP2HP),” kata dia.

Saat dimintai keterangan mengenai ini kepada Humas Polresta Serang, hingga kini yang bersangkutan tak merespon pesan wartawan.

Demikian dengan Kapolresta Serang Kota saat ditemui di Aston Serang Hotel, dirinya terburu-buru memasuki mobil dan hanya sempat menjawab pertanyaan seputar kasus SMAN 4 Kota Serang. (*/Ajo)

Dugaan pelecehan seksualKapolres Serang KotaKasus PelecehanMarkasPelecehan SeksualPolisiPolres Serang KotaPolresta serang kota
Comments (0)
Add Comment