Mulai 2026, Pemkot Serang Pindahkan Tradisi Tahunan Pasar Jedogan ke Kawasan Pasar Kepandean

SERANG – Tradisi tahunan Pasar Jedogan yang selalu digelar menjelang Hari Raya Idulfitri dipastikan tetap dilaksanakan tahun 2026.

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang berlokasi di kawasan Royal, pelaksanaannya kali ini akan dipindahkan ke Pasar Kepandean, Kota Serang.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkop UMKM Perindag) Kota Serang, Wahyu Nur Jamil, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi dilakukan karena area Royal baru sudah tidak diperbolehkan lagi digunakan untuk kegiatan tersebut.

“Kami khawatir akan merusak fasilitas yang sudah dibangun di sana,” ujar Wahyu usai rapat koordinasi bersama sejumlah instansi, Kamis (22/1/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan dari Bappeda, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, TNI-Polri, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang.

Wahyu menuturkan, pelaksanaan Pasar Jedogan tahun ini rencananya digelar pada 17 atau 18 Maret 2026 dan berlangsung selama tiga hari hingga menjelang Idulfitri.

Selain menjadi ajang ekonomi rakyat, kegiatan ini juga akan diisi dengan berbagai hiburan dan acara kreatif.

“Skalanya akan kita tingkatkan. Akan ada event musik, permainan, dan kegiatan lainnya. Konsepnya hampir sama seperti Serang Fair, tapi dalam lingkup yang lebih kecil,” jelasnya.

Dinkop UMKM Perindag menargetkan sekitar 200 stand dapat disiapkan untuk pelaku UMKM dan pedagang lokal. Namun, untuk tahun ini baru sekitar 120 hingga 130 stand yang bisa difasilitasi.

Selain menjadi wadah promosi produk lokal, Pasar Jedogan juga diharapkan menjadi sarana rekreasi masyarakat Kota Serang.

Selama pelaksanaan, sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan Kepandean akan ditutup sementara untuk memberi ruang bagi pengunjung.

“Jalan akan kita tutup mulai dari Flamengo sampai tikungan menuju Kepandean. Tenant fashion ditempatkan di depan jalan, sementara kuliner tetap di area dalam. Konsepnya seperti car free day,” terang Wahyu.

Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan tertib, tanpa mengganggu suasana malam takbiran.

“Harapan kami, malam takbir sudah bersih dan tidak ada kegiatan lagi. Tapi nanti tetap kami komunikasikan dengan para pedagang agar sama-sama nyaman,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment