Murid Ungkap Identitas Guru Pelaku Pelecehan Seksual di SMAN 4 Kota Serang: Mengajar PJOK

SERANG – Murid membeberkan identitas oknum guru yang melakukan pelecehan seksual di SMAN 4 Kota Serang.

Sang oknum guru diketahui masih aktif mengajar hingga kini.

Murid yang tak ingin disebutkan namanya itu mengungkapkan bahwa identitas oknum guru tersebut diduga mengajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

“Pelakunya dugaan guru PJOK, memang di kelas saya juga kebanyakan ceweknya pada was-was gitu. Kayak kalau misalnya kita lagi olahraga ya,” ujarnya saat ditemui, Selasa (8/7/2025).

“Kita lagi olahraga aja kerudung jangan (di buka), ditutupin, dijarumin aja, karena kita sendiri juga takut kan, banyak sekali (korban). Kelas 12 yang kemarin juga banyak kasusnya yang pelecehan, disentuh-sentuh,” sambungnya.

Soal guru yang melakukan perbuatan bejat ini, dibenarkan oleh Mantan Kepala SMAN 4 Kota Serang, Ade Suparman saat dirinya masih menjabat.

Namun ia memilih untuk merahasiakan identitas sang oknum dengan alasan bahwa masalah telah selesai sekitar tahun 2023 melalui jalur damai.

Di lokasi yang sama, Ketua Komite SMAN 4 Kota Serang Tb. M. Hasan Fuad menjamin tak akan ada lagi korban pelecehan walaupun sang guru masih aktif mengajar.

“Saya ketua komite di sini sekaligus pendiri sekolah. Terkait dengan masalah pelecehan tadi sudah dijelaskan dan komite juga selalu mendapatkan laporan dan semuanya itu selesai,” ujarnya.

“Tadi kan berbicara soal jaminan, tolong catat ini jika seandainya terjadi lagi yang dilakukan oleh yang bersangkutan maka komite akan paling depan yang akan mengusulkan orang tersebut untuk dipecat dari jabatannya,” tukasnya.

Wartawan menanyakan perihal apa harus menunggu korban lagi sehingga oknum guru tersebut bisa dipecat.

Menjawab ini, Komite menduga bahwa oknum guru tersebut telah bertaubat.

“Saya juga menegaskan kalau oknum itu mengulangi bukan hanya dipecat saja tapi kami akan menuntut pelaku sesuai dengan hukum negara,” ujarnya.

“Ini kan kelihatanya sudah ada perubahan bahwa kami sangat menyadari dan kami memantau kalau ada oknum yang udah punya niat seperti itu, kami tidak akan diam, karena kami punya mata-mata juga di sini,” tukasnya.

Walaupun demikian, siswa yang diwawancarai wartawan masih ketakutan akan bayang-bayang pelecehan seksual berpotensi terjadi pada dirinya.

“(Pelecehan) sudah lama, jelas saya was-was, takut,” tukas dia. (*/Ajo)

dugaan pelecehanGuru di BantenPelecehan SeksualSMA Negeri 4 Kota SerangSman 4 kota serangSPMB Banten 2025
Comments (0)
Add Comment