Open Bidding Eselon II Pemkab Serang Jadi Sorotan DPRD, Azwar Anas Tekankan Integritas dan Kompetensi

 

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang secara resmi mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) atau Eselon II. Proses open bidding tersebut langsung menyita perhatian DPRD Kabupaten Serang.

Sorotan datang dari Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, yang menilai hasil seleksi secara umum telah menghadirkan nama-nama aparatur sipil negara (ASN) dengan kapasitas dan potensi yang memadai untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemkab Serang.

Menurut Azwar Anas, kandidat yang lolos seleksi merupakan figur yang layak dipertimbangkan berdasarkan penilaian awal terhadap pengalaman dan kompetensinya.

“Dari hasil yang diumumkan, saya melihat banyak nama yang memang punya potensi dan kapasitas untuk menduduki jabatan tersebut,” ujar Azwar Anas, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, mekanisme seleksi terbuka telah menghasilkan tiga nama terbaik untuk setiap posisi jabatan. Selanjutnya, kewenangan penentuan akhir berada di tangan Bupati Serang dengan memilih satu dari tiga kandidat tersebut sesuai aturan perundang-undangan.

Azwar Anas berharap kepala daerah dapat mengambil keputusan secara objektif dan profesional.

Menurutnya, penentuan kepala dinas tidak semata-mata berdasarkan nilai asesmen, melainkan juga mempertimbangkan kepemimpinan, pengalaman lapangan, serta kemampuan memahami kebutuhan masyarakat.

“Tantangan pemerintahan ke depan cukup berat. Kepala dinas harus mampu menerjemahkan visi dan misi Bupati ke dalam kebijakan nyata yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang tengah mengalami penyesuaian. Situasi tersebut, kata Azwar, menuntut pejabat terpilih bekerja lebih efektif dan efisien dalam menjalankan program pembangunan.

Lebih lanjut, Azwar Anas menegaskan bahwa seorang kepala dinas dituntut memiliki kemampuan koordinasi yang kuat, baik dengan DPRD, aparat penegak hukum, media, maupun masyarakat sipil.

“Ini bukan posisi yang ringan. Kepala dinas harus siap berhadapan dengan berbagai pihak. Karena itu, dibutuhkan sosok dengan jam terbang tinggi dan rekam jejak yang jelas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas sebagai syarat utama. Menurut Azwar Anas, pejabat publik harus bersih dari persoalan hukum, khususnya yang berkaitan dengan praktik korupsi, demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Terkait hasil asesmen, Azwar mengingatkan agar nilai tidak dijadikan satu-satunya tolok ukur. Ia menilai capaian angka tinggi belum tentu sejalan dengan kemampuan bekerja di lapangan.

“Nilai tinggi tidak akan berarti apa-apa kalau tidak diiringi kinerja nyata. Kepala dinas harus hadir dan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Sebagai contoh, ia menyinggung tantangan yang dihadapi Dinas Pekerjaan Umum, mulai dari persoalan banjir hingga kerusakan infrastruktur jalan, khususnya saat musim hujan dengan keterbatasan anggaran.

Terkait isu pengisian jabatan dari luar daerah, Azwar Anas menyebut Pemkab Serang sejatinya memiliki banyak ASN internal yang telah melalui proses kaderisasi dan memiliki pengalaman mumpuni.

“ASN di internal Pemkab Serang sebenarnya banyak yang siap dan kompeten,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan DPRD tetap menghormati keputusan pemerintah daerah apabila memilih kandidat dari luar, selama mampu menunjukkan kinerja dan tanggung jawab yang maksimal.

Di akhir pernyataannya, Azwar Anas berharap seluruh tahapan open bidding berjalan secara transparan, objektif, dan bebas dari intervensi kepentingan tertentu.

“Kita berharap proses ini berjalan sehat, tanpa titipan atau kepentingan pribadi. Jika dilakukan secara profesional, hasilnya tentu akan berdampak positif bagi kemajuan Kabupaten Serang,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment