Optimalkan Pelayanan, Wajib Pajak Puas Atas Sejumlah Fasilitas Samsat Kota Serang 

SERANG – Warga asal Trondol, Naufal Fajar lega usai menunaikan kewajibannya, membayar pajak kendaraan bermotor di Kantor Samsat Kota Serang.

“Gak terlalu lama kok, lancar. Saya kira antri bejubel, ribet desak-desakan, ga taunya enggak,” kata dia saat ditemui di Samsat Kota Serang, Kamis (4/9/2025).

Naufal, Wajib Pajak yang berstatus mahasiswa itu menceritakan, mulanya ia ogah dan tak tertarik dengan sejumlah program penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Pemprov Banten.

“Saya kan motor mati udah lama, pikir saya udahlah pasrah. Bukannya gak ada uang, cuma itu, malas ngurusnya. Tapi pas saya datang sendiri, Alhamdulillah gak lama kok,” kata dia.

“Saya cuma baca-baca di berita, antrian bejubel di Samsat Kota Serang, ah males. Tapi pas datang sendiri, cepet ko, gak lama. Semuanya dijelasin,” sambungnya.

Naufal tak sendiri, Khairunnisa, Wajib Pajak asal Cipocok Jaya, Kota Serang, mengungkapkan puas atas pelayanan yang di terima saat dirinya membayar pajak.

“Sat set ko, saya kira mah lama. Saya datang pas hari Jumat (29/8), dapat sarapan gratis juga. Saya mau ganti STNK sama kaleng. Saya kira bakalan ribet karena STNK saya hilang, gak taunya dijelasin semua prosedurnya,” kata dia.

Ia datang bersama temannya, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Banten, Bapenda Banten dan Samsat Kota Serang atas sejumlah program, pelayanan dan fasilitas yang disediakan.

“Ya terbantu sekali, apalagi diperpanjang, teman saya mau mutasi, kendaraan asal Indramayu, ini lagi ngurus. Terima kasih, kepada pa Andra dan kantor Samsat Kota Serang atas pelayanannya,” kata dia.

Bukan tanpa sebab, Wajib Pajak mengucapkan rasa terima kasih atas sejumlah pelayanan yang diberikan saat mereka menunaikan kewajibannya.

Inovasi ini lahir dari gagasan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD PPD Samsat Kota Serang, Ratu Ema, saat dirinya diamanahi jabatan tersebut.

Wanita yang aktif ini saat mulai menjabat mengaku tak bisa diam saja, ketika melihat antrian mengular panjang para wajib pajak yang ingin membayar kewajiban mereka.

“Di bulan Mei di minggu pertama saya masuk ke sini, saya rubah cara antrian, biar tertib. Gerbang dibuka jam 6. Di gerbang, masyarakat udah dapat nomor antrian,” katanya saat ditemui di kantornya.

Dalam prosedur pengecekan fisik nomor rangka dan nomor mesin kendaraan atau gesek kendaraan, mereka antri di bagian ini sesuai kedatangan.

“Kemarin-kemarin mah pada saat saya terakhir di sini baru masuk, baru datang, ngeliat semua berbondong-berbondong di teras kita yah penuh, segala rupa. Kata saya kaya pasar, tumpah ruah,” ujarnya.

Jika antrian menumpuk, Ratu Ema tak segan terjun langsung ke lapangan, mengecek situasi dan berusaha mengurai antrian.

Pagi-pagi saat Kantor Samsat Kota Serang baru buka, ia hilir mudik di lantai 1, mengawasi layanan bisa optimal.

“Kalau di bagian gesek gak ada nomor antrian, antri sesuai kedatangan masuk. Saya temui langsung kok masyarakat, kalau ini sudah selesai, silahkan ke loket BBNKB misalnya, lanjut ke situ yah bapak ibu, mereka juga tertib,” ujarnya.

Selain melayani dengan ramah, ia juga menyiapkan sejumlah fasilitas bagi mereka para masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan tahunan dan lainnya.

Salah satunya melalui mobil Samsat Keliling (Samling), layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan dan pengesahan STNK yang dilakukan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis.

“Kalau Samling di Samsat Kota Serang kita punya 3. Kita tempatkan di KP3B, stadion dan satu lagi di Alun-alun Kota, alhamdulilah bisa membantu, jadi masyarakat yang mau bayar pajak kendaraan tahunan gak usah ke kantor, kita induk bisa ke gerai bisa atau Samling,” kata dia.

Kemudian untuk inovasi layanan, setiap hari Jumat, Samsat Kota Serang memberikan reward kepada para masyarakat.

Selain itu, ada juga program prioritas, tak perlu ikut antri bagi mereka yang lansia, ibu hamil.

“Kita berikan reward sarapan gratis, lansia kita prioritaskan, ibu hamil juga. Lalu yang tidak punya tunggakan, kita prioritaskan juga,” kata wanita bergelar Magister Hukum ini.

“Saya berkomitmen yah untuk pelayanan, saya berusaha membangunkan koordinasi yang baik, kita koordinasi dengan mitra kerja kita, pihak Kepolisian, Bank Banten, Jasa Raharja dan lainnya, di sini sudah bagian dari keluarga,” tutup Wanita kelahiran Rangkasbitung ini. (*/Adv)

AdvertorialBapenda BantenPelayananSamsat Kota SerangWajib Pajak
Comments (0)
Add Comment