SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, tengah mengupayakan pengembangan kawasan Cinangka dan Anyer sebagai contoh pengembangan wisata halal nasional.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, menyampaikan bahwa dorongan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Wakil Presiden RI ke-13, Ma’ruf Amin, yang meminta agar Kabupaten Serang menjadi role model dalam penerapan konsep wisata halal.
“Target dari Pak Wapres saat itu adalah membentuk percontohan wisata halal. Kita tinggal mendukung agar itu bisa terwujud. Wilayah Modern Cikande kurang tepat karena minim potensi wisatanya, jadi fokus kita di kawasan wisata seperti Cinangka dan Anyer,” ujar Rudy di Serang, Senin, (23/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa pendekatan wisata halal akan diintegrasikan dengan destinasi yang sudah berkembang, khususnya dengan mendorong pelaku UMKM setempat untuk menyajikan makanan dan minuman bersertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten.
“Produk-produk UMKM kita kebanyakan memang halal secara bahan dan proses, tapi tetap perlu sertifikasi resmi dari MUI agar pengunjung, khususnya dari luar daerah, memiliki keyakinan,” jelasnya.
Namun, Rudy mengakui, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam memenuhi persyaratan administrasi untuk memperoleh sertifikat halal.
Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi aktif antara pemerintah daerah, khususnya Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag), dengan para pelaku UMKM.
“Diskoumperindag harus berperan aktif membantu UMKM dalam memenuhi syarat-syarat yang dibutuhkan. Karena sertifikasi halal ini dikeluarkan oleh MUI Provinsi dan Pusat, bukan dari level kabupaten,” tambahnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Banten sebelumnya telah meluncurkan Kawasan Industri Halal (KIH) Modern Cikande bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Keberadaan KIH ini diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan sektor industri halal dan mendorong ekonomi daerah. (*/Fachrul)