SERANG – Waduk Sindangheula yang terletak di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, merupakan salah satu proyek strategis nasional yang direncanakan rampung 2019. Untuk mengisi penuh air di bendungan ini diperlukan waktu setahun.
Waduk ini dibangun diatas lahan 131 hektar dengan kapasitas tampung mencapai 9,26 juta meter kubik.
Hal ini dijelaskan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung dan Cidurian, Tris Raditian, saat meninjau pembangunan proyek bendungan, Selasa (31/10/2017).
“2019 baru kita bisa melihat danau ini, karena butuh waktu setahun untuk mengisi penuh air,” ujarnya kepada wartawan.
Progres pembangunan Waduk Sindangheula secara umum baru mencapai 47 persen, namun untuk progres pengerjaan konstruksi di 2017 ini diklaim telah mencapai 75 persen.
“Ini projek multiyears dan akan rampung 2018 nanti,” imbuhnya.
Kapasitas tampung yang besar diperkirakan mampu untuk mengairi lahan seluas 748 hektar, serta menyediakan pasokan air baku sebesar 0,80 meter kubik per detik, dan mengurangi debit banjir 50 meter kubik per detik.
Pasokan air utama untuk Waduk Sindangheula didapatkan dari Sungai Cibanten dan tampungan air hujan. (*/Yosep)