SERANG – Jembatan Garuda yang berada di Kampung Mayak, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang resmi digunakan masyarakat setelah diresmikan pada Senin (9/3/2026).
Jembatan tersebut dibangun oleh TNI Angkatan Darat sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur untuk membantu masyarakat.
Peresmian jembatan dilakukan oleh Komandan Kodim 0602/Serang Kolonel Artileri Medan (Arm) Oke Kristiyanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, serta Kepala Kejaksaan Negeri Serang IG. Punia Atmaja NR.
Dandim 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kristiyanto mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Mayak merupakan bagian dari program peresmian 200 jembatan oleh TNI Angkatan Darat di seluruh Indonesia dengan tema “TNI Hadir untuk Rakyat”.
“Pada hari ini kami meresmikan Jembatan Garuda di Kampung Mayak. Ini merupakan bagian dari peresmian 200 jembatan yang dibangun TNI Angkatan Darat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Oke kepada wartawan usai acara peresmian.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 25 meter dan lebar 2 meter.
Keberadaannya diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, khususnya untuk menuju Pasar Baros tanpa harus memutar dengan jarak yang lebih jauh.
“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah sehingga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi warga,” katanya.
Menurut Oke, pembangunan jembatan tersebut dilakukan karena jembatan sebelumnya yang digunakan warga hanya berupa jembatan bambu dengan kondisi yang memprihatinkan dan sudah tidak layak dilalui.
Bahkan, jembatan lama diketahui telah ambruk sejak tahun 2002 sehingga masyarakat terpaksa menggunakan jembatan sementara yang kurang aman.
“Jembatan sementara yang digunakan sebelumnya kondisinya sudah tidak layak. Dengan adanya Jembatan Garuda ini, diharapkan masyarakat, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah, bisa melintas dengan lebih aman,” jelasnya.
Oke juga menyebutkan, di wilayah Kabupaten Serang terdapat dua titik pembangunan Jembatan Garuda, yakni di Kecamatan Baros dan Kecamatan Cinangka.
“Untuk yang di Kecamatan Cinangka masuk wilayah Kodim Cilegon dan juga diresmikan pada hari yang sama. Sementara itu, pembangunan jembatan beton juga dilakukan di Kecamatan Kibin,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengapresiasi pembangunan jembatan tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat, terutama di daerah yang dipisahkan oleh aliran sungai.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Serang yang banyak dipisahkan oleh sungai membuat kebutuhan jembatan penghubung antarwilayah cukup tinggi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Serang dan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, kami mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun jembatan ini,” kata Zaldi.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan berupaya melengkapi infrastruktur pendukung di sekitar jembatan, seperti perbaikan akses jalan menuju Pasar Baros.
“Kami akan melihat kemungkinan untuk melakukan paving blok atau pelebaran jalan menuju pasar. Intinya, apa yang sudah dibangun ini harus dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Serang IG. Punia Atmaja NR menilai pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara TNI dan masyarakat.
Ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Dengan adanya jembatan ini, aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, ekonomi bisa meningkat, dan anak-anak juga lebih aman saat berangkat ke sekolah,” katanya.***