Prihatin Warganya jadi Korban Rumah Roboh, Walikota Serang Budi Rustandi Pastikan Bantuan dan Perbaikan Segera Dilakukan

 

SERANG – Walikota Serang Budi Rustandi menjenguk anak berusia 6 tahun, di Rumah Sakit Sari Asih, korban rumah roboh di kampung Ampreg, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Jumat (26/12/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Camat Kasemen Sugiri, Lurah Sawah Luhur, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang.

Kehadiran Walikota merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Serang terhadap warganya yang tertimpa musibah.

Dalam kesempatan itu, kunjungan Wali Kota Serang Budi Rustandi ke RS Sari asih, untuk memastikan kondisi kesehatan korban.

Serta meninjau langsung kesiapan pemerintah setempat dalam penanganan pascakejadian.

Walikota Serang Budi Rustandi menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warganya tersebut.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Serang akan bergerak cepat membantu proses pemulihan dan memastikan korban mendapat perhatian penuh.

“Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Alhamdulillah ibu dan anak korban rumah roboh sudah mulai membaik. Pemerintah Kota Serang melalui dinas terkait akan segera membantu memperbaiki rumah yang rusak agar warga bisa kembali menempati rumah dengan aman,” ujar Budi Rustandi.

Ia juga telah menginstruksikan agar Dinas Perkim segera menindaklanjuti administrasi bantuan pembangunan rumah tersebut.

“Saya minta Camat, Lurah, dan Perkim bekerja cepat. Kalau bisa, sebelum tahun baru ini sudah mulai ada langkah perbaikan di lapangan. Pemerintah harus hadir saat masyarakat membutuhkan,” tegasnya.

Selain itu, Walikota juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Serang.

“Curah hujan akhir-akhir ini tinggi. Saya minta masyarakat yang rumahnya sudah rapuh agar segera melapor ke kelurahan supaya bisa kita tindaklanjuti bersama,” imbaunya.

Camat Kasemen Sugiri menuturkan, dari hasil peninjauan, ada dua rumah yang terdampak. Satu rumah mengalami kerusakan cukup parah, sedangkan rumah di sebelahnya ikut terkena imbas. Dalam kejadian itu, terdapat dua korban, seorang ibu dan anak berusia dua tahun. ka

“Korban telah mendapatkan perawatan di RSUD Provinsi Banten. Alhamdulillah kondisi ibunya sudah membaik dan sudah pulang, meski masih menjalani perawatan jalan,” jelasnya.

Sugiri menambahkan, pihak kecamatan bersama kelurahan dan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) akan segera memproses administrasi agar rumah warga terdampak bisa segera dibangun kembali.

“Sesuai arahan Pak Wali, kami berharap sebelum tahun baru sudah mulai ada langkah perbaikan. Insyaallah Senin kami ajukan rekomendasi ke Perkim agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya. ***

Comments (0)
Add Comment