Reses DPRD Kabupaten Serang, Desi Ferawati Santuni Anak Yatim dan Tampung Aspirasi Warga

SERANG – Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PAN, Desi Ferawati, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di daerah pemilihan (Dapil) 5 Kabupaten Serang.

Kegiatan reses tersebut digelar di kediamannya di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (7/3/2026).

Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim serta buka puasa bersama.

Desi Ferawati mengatakan, berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses kali ini didominasi persoalan infrastruktur dan pelayanan kesehatan di tingkat desa.

“Banyak aspirasi yang masuk, terutama terkait infrastruktur seperti penerangan jalan umum dan juga pelayanan kesehatan yang belum merata, seperti keberadaan puskesmas pembantu (pustu) dan pelayanan kesehatan di desa,” kata Desi.

Ia menjelaskan, selama masa reses dirinya mengunjungi enam desa di wilayah Dapil V, yakni Desa Binangun, Desa Sasahan, Desa Sukadalem, Desa Cikopomayak (Cokop), Desa Lebak Wana, dan satu desa lainnya di wilayah tersebut.

Menurut Desi, seluruh aspirasi masyarakat yang diterima akan dibawa ke forum resmi DPRD untuk dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah.

“Aspirasi ini nanti akan kami bawa dalam rapat dewan. Hasil reses dari seluruh anggota DPRD akan dibacakan dalam rapat paripurna, kemudian disandingkan dengan hasil Musrenbang kecamatan serta program prioritas OPD dan DPRD,” ujarnya.

Ia menegaskan, dari berbagai usulan masyarakat tersebut, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama yang akan diperjuangkannya.

“Kalau saya pribadi yang diprioritaskan adalah pendidikan dan kesehatan. Ketika pelayanan kesehatan di desa sudah terjamin, barulah infrastruktur penunjang seperti jalan dan lainnya bisa mengikuti,” jelasnya.

Desi juga menyoroti kondisi puskesmas pembantu (pustu) di Desa Lebak Wana yang disebut tidak beroperasi secara optimal.

“Pustunya sudah ada, tapi tidak berjalan atau vakum. Ini akan saya kawal dan nanti akan saya koordinasikan dengan Dinas Kesehatan untuk mencari tahu kendalanya,” katanya.

Selain menyerap aspirasi warga, kegiatan reses tersebut juga diisi dengan santunan kepada sekitar 25 anak yatim piatu yang selama ini menjadi anak asuhnya.

“Anak-anak yatim ini memang sudah rutin kami santuni. Kurang lebih ada sekitar 25 anak yang kami bantu,” pungkasnya.***

Comments (0)
Add Comment