SERANG – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Serang menggelar aksi sosial bersih-bersih masjid pada Selasa (17/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, Banten.
Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Rangga Permata, didampingi Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Chika Panji Ardiansyah, serta diikuti seluruh jajaran pegawai dan 30 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti program kerja di luar tembok rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Rangga Permata, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan sarana ibadah dan lingkungan sekitar.
Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih nyaman dan khusyuk.
“Melalui kerja bakti ini, kami ingin berkontribusi menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman menjelang Ramadhan. Sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan kepada warga binaan,” ujar Rangga.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar aksi kebersihan, melainkan juga bagian dari pembinaan karakter, peningkatan disiplin, serta penanaman budaya peduli lingkungan di lingkungan pemasyarakatan.
Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat solidaritas antarpegawai serta memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan.
Rangga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program positif yang mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan humanis.
“Kegiatan ini bukan hanya bersih-bersih, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin dan peduli kebersihan,” tegasnya.
Dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 1447 H, pihak Rutan Kelas IIB Serang juga telah menyiapkan berbagai agenda keagamaan bagi WBP yang beragama Islam.
Di antaranya pelaksanaan shalat tarawih berjamaah, tadarus Alquran bersama, serta program buka puasa bersama keluarga.
Program buka puasa bersama keluarga dirancang sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam proses pembinaan, sekaligus memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merasakan momen kebersamaan di bulan suci.
“Dengan lingkungan yang bersih dan agenda keagamaan yang terstruktur, kami berharap warga binaan dapat menjalani masa pidana dengan semangat perubahan yang lebih positif,” tutup Rangga.
Melalui kegiatan sosial dan program pembinaan spiritual ini, Rutan Kelas IIB Serang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan hukum, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan.***