“Pelaku tadinya satu orang yang ngejar, ga berselang lama baru datang satu temannya lagi. Tapi yang ngebacok itu saya liat cuma satu orang saja, pakai golok,” imbuhnya.
Diungkapkan Sofyan, jika saat itu warga sekitar tidak ada yang berani untuk menolong korban. Sebab saat itu tampak 7 orang remaja lainnya yang diduga rekan dari pelaku tampak mengawasi tak jauh dari TKP.
“Saya sempat mau nolong, tapi kata istri jangan. Karena memang kata orang-orang disitu, ada teman-temannya juga pada bawa senjata tajam, pada bawa pisau, ada sekitar 7 orang mah. Itu kayak mengawasi gitu, ada di seberang jalan tempat si korban dibacokin. Pelaku masih ABG gitu,” ungkapnya.
Korban sempat ditolong oleh warga yang berada di lokasi untuk dilarikan ke rumah sakit. Namun karena luka parah di bagian wajah, korban pun menghembuskan nafas terakhirnya usai menjalani perawatan intensif di RSUD Drajad Prawiranegara pada keesokan harinya, Minggu (21/3/2021).
Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Mochamad Nandar mengatakan, jika pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Diungkapkannya, jika saat ini pihaknya tengah melakukan perburuan terhadap para pelaku yang identitasnya sudah diketahui.
“Iya korbannya ada dua, AS (26) juru parkir dan JL (26) pedagang. Anggota kami sudah mengantongi dua nama yang diduga pelaku pembacokan, dan saat ini sedang dalam pengejaran petugas,” kata Nandar.
Disebutkan Nandar, jika akibat pembacokan tersebut, para korban mengalami sejumlah luka disekujur tubuhnya. Korban JL hanya mengalami luka robek pada bagian tangan sebelah kanan, sementara korban AS mengalami luka parah di bagian pipi dan luka robek di bagian tangan.
“Kedua korban dirawat di RSUD Drajad Prawiranegara. Namun AS dikabarkan meninggal dunia tadi siang, karena luka serius yang dideritanya,” ujarnya.
Meski begitu, Nandar pun masih enggan membeberkan motif para pelaku melakukan pembacokan terhadap korban. Hal itu lantaran pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.
Sebab menurutnya, saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan perburuan terhadap para pelaku tindak kekerasan dan penganiayaan berat yang mengakibatkan meninggalnya seorang juru parkir tersebut.
“Masih kita lakukan penyelidikan,” tandasnya. (*/YS)