SERANG – SMK Pariwisata Al-Khairiyah Anyer yang berlokasi di Jalan Karang Bolong, Desa Tambang Ayam, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, membuka penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 dengan menawarkan tiga jurusan unggulan yang telah terakreditasi A.
SMK Pariwisata Al-Khairiyah Anyer sendiri telah mengikuti program Sekolah Gratis Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Andra Soni-Dimyati.
Kepala SMK Pariwisata Al-Khairiyah Anyer, Edi Junaedi, menjelaskan bahwa pembukaan penerimaan siswa baru tetap mengacu pada kalender pendidikan Provinsi Banten, yakni dimulai 21 Juni hingga 14 Juli 2024.
Namun demikian, sekolah swasta diberikan kewenangan lebih fleksibel dalam proses penerimaan siswa baru.
“Walaupun Dapodik (Data Pokok Pendidikan) masih terkunci, sekolah kami tetap dapat menerima siswa baru dan pindahan. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk sekolah swasta,” kata Edi, Sabtu (14/6/2025).
Ia menambahkan bahwa SMK Pariwisata Al-Khairiyah Anyer juga mengikuti program sekolah gratis yang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
“Alhamdulillah, sekolah kami termasuk dalam 76 SMK swasta di Kabupaten Serang yang mendapatkan fasilitas pendidikan gratis,” ujarnya.
Menurut Edi, berdasarkan Peraturan Gubernur, komponen biaya yang digratiskan antara lain biaya pendaftaran, SPP bulanan, pembangunan sekolah, perlengkapan siswa, serta biaya daftar ulang.
Untuk tahun ajaran ini, sekolah menargetkan minimal tiga rombongan belajar dengan daya tampung 36 siswa per kelas.
Namun, pihak sekolah telah menyiapkan hingga enam ruang kelas untuk mengantisipasi tingginya minat pendaftar.
“Ada tiga jurusan yang kami tawarkan, semuanya sudah terakreditasi A, yaitu Perhotelan, Teknik Bisnis Sepeda Motor, dan Teknik Komputer dan Jaringan. Izin operasional sekolah juga telah diperbarui sejak tahun 2023 dan masih berlaku hingga saat ini,” jelasnya.
SMK Pariwisata Al-Khairiyah Anyer juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan siswa seperti lapangan basket, futsal, bola voli, dan bulu tangkis.
Edi berharap, dengan adanya program sekolah gratis, lebih banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMK.
“Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan kini lebih terbuka. Program sekolah gratis ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas peserta didik,” pungkasnya.(*/Nandi).