Tak Main-main, Sekda Kota Serang Ancam Sanksi ASN yang Pamer Kemewahan

 

SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, menegaskan tidak akan segan memberikan sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memamerkan gaya hidup mewah atau hedonisme.

Ia bahkan mengaku sudah proaktif menegur sejumlah dinas terkait hal ini.

Peringatan keras ini merupakan tindak lanjut dari imbauannya agar para abdi negara menjaga perilaku, terutama di media sosial.

“Pasti (ada sanksi). Artinya beberapa, mohon maaf, ada Dinas X dan Dinas Y, sudah saya telepon. Jauh-jauh hari sebenarnya, sebelum ada kejadian ini,” ujar Nanang Saefudin saat diwawancarai, Kamis, (4/9/2025).

Menurutnya, mekanisme sanksi akan dimulai dari teguran lisan yang wajib diberikan oleh pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) masing-masing kepada bawahannya yang melanggar.

“Pertama kan teguran dulu secara lisan oleh pimpinannya. Saya percaya kepada pimpinan OPD, tegur dululah supaya jangan mengulangi seperti itu,” jelasnya.

Nanang memberikan contoh konkret perilaku yang tidak pantas, seperti menggunakan seragam atau atribut Pemkot Serang saat berada di tempat hiburan.

“Bukan tidak boleh karaoke ya, silakan saja. Tapi jangan bawa pakai atribut Pemkot lah,” tegasnya.

Terkait konten di media sosial, ia kembali mengingatkan agar ASN lebih fokus mendukung dan mensosialisasikan program pemerintah ketimbang memamerkan kemewahan atau flexing.

“Kalau mau bertiktok ria atau berinstagram ria, boleh silakan, tapi dalam rangka mendukung program kegiatan yang ada di Pemkot Serang. Misalnya (konten) edukasi,” katanya.

Meski bersikap tegas, Nanang menunjukkan sisi rendah hati.

Ia mengaku dirinya tidak terlalu paham tren media sosial dan tidak ragu untuk belajar dari bawahannya atau pihak lain yang lebih mengerti.

“Boleh enggak Pak Sekda belajar ke bawah? Boleh dong. Karena sesungguhnya ilmu itu, kita tidak ada yang sempurna,” tutupnya. (*/Rizki)

Kota SerangNanang SaefudinSEkda
Comments (0)
Add Comment