SERANG – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 di Kabupaten Serang, Senin (6/7/2026).
Kunjungan dilakukan ke SMP Negeri 1 Kramatwatu dan SMP PGRI Kramatwatu untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berlangsung tertib, transparan, dan kondusif.
Dalam peninjauan tersebut, Najib didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Aber Nurhadi.
Pemantauan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah agar pelaksanaan SPMB 2026 di seluruh sekolah berjalan sesuai ketentuan.
Di hadapan kepala sekolah dan dewan guru, Najib mengapresiasi kinerja panitia yang telah menyelenggarakan proses penerimaan murid baru dengan baik.
Menurutnya, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh tahapan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Hari ini saya meninjau langsung pelaksanaan SPMB di SMPN 1 Kramatwatu dan SMP PGRI Kramatwatu. Selain itu, saya juga berkomunikasi dengan sejumlah kepala sekolah lainnya untuk memastikan seluruh proses, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi, berjalan lancar, aman, dan kondusif,” ujar Najib Hamas.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari kepala sekolah dan panitia, hingga saat ini belum ditemukan kendala yang mengganggu jalannya proses SPMB di Kabupaten Serang.
Senada dengan itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Aber Nurhadi menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan SPMB di seluruh sekolah.
“Alhamdulillah, laporan yang kami terima dari berbagai sekolah menunjukkan pelaksanaan SPMB berlangsung lancar. Kalaupun terdapat kendala teknis, dapat segera ditangani oleh panitia di masing-masing sekolah,” kata Aber.
Selain memastikan kelancaran penerimaan peserta didik baru, Wakil Bupati juga meninjau kondisi lingkungan sekolah.
Ia meminta seluruh satuan pendidikan memberikan perhatian terhadap kebersihan, kenyamanan, serta kesiapan sarana dan prasarana belajar mengajar.
Najib juga mengingatkan agar sekolah segera melaporkan apabila terdapat ruang kelas atau bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga sekolah.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan peserta didik harus menjadi prioritas dalam mendukung kualitas pendidikan di Kabupaten Serang.***