SERANG – Ratusan calon jemaah umroh dari berbagai daerah di Banten mengikuti gelaran pelatihan manasik, bertempat di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, Sabtu (20/1/2018).
Pada pelatihan tersebut, calon jemaah dibekali berbagai ilmu dan pengetahuan terkait tatacara pelaksanaan ibadah umroh.
Usai memberikan mentoring, Kepala Tim Pembimbing calon jemaah umroh dari travel PT Arminareka, Ustadz Maman Mansyuri, memberikan tanggapannya terkait pentingnya pelatihan manasik bagi calon jemaah yang akan melaksanakan ibadah umroh. Calon jemaah penting mengetahui apa yang harus dan tidak harus dilakukan ketika pelaksanaan ibadah umroh.
“Pelatihan manasik itu penting, agar jemaah mumpuni dalam melaksanakan ibadah, dan sebagai bekal bagi jemaah untuk bisa menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia pun menyarankan bagi calon jemaah yang tidak sempat mengikuti pelatihan manasik baik itu yang diadakan oleh travel umroh yang bersangkutan atau dari Kemenag langsung, untuk mempelajari tatacara pelaksanaan ibadah melalui buku-buku atau video-video pelaksanaan ibadah umroh.
Ia pun mengimbau bagi masyarakat yang ingin atau akan melaksanakan ibadah umroh untuk lebih teliti dalam memilih travel perjalanan umroh. Hal ini agar terhindar dari gagal berangkat, akibat ketidakjelasan pihak penyelenggara perjalanan umroh seperti yang marak terjadi.
“Pilih lah travel yang benar, bukan yang murah, bukan pula yang mahal, tapi yang memiliki izin yang jelas dan terdaftar di Kementerian Agama yang izinnya masih berlaku,” paparnya.
Lebih lanjut Ustadz Maman Mansyuri menyikapi fenomena tersebut, ia menilai masyarakat terlalu mudah tergiur dengan iming-iming harga murah yang ditawarkan oknum-oknum travel umroh yang belum tentu kejelasannya, yang justru bisa berakibat fatal kelak.
“Sekalipun mahal kalau pun benar, insyaAllah itu jelas, jangan asal murah, lebih cermat dan teliti lah, lebih baik keluar uang sedikit lebih banyak, tapi itu aman daripada murah tapi nanti gagal berangkat,” jelasnya.
Kepada pemerintah, ia berharap kedepan bisa lebih meningkatkan lagi pelayanan terhadap calon jemaah, terlebih kepada sarana prasarana untuk pelaksanaan pelatihan-pelatihan manasik.
“Pelayanannya sudah bagus, cuma semoga nanti para calon jemaah bisa diberikan kemudahan dalam segi birokrasi, dimudahkan dalam mengurus surat-surat seperti visa, pasport dan lain sebagainya,” tutupnya. (*/Ndol)