Didampingi Dokter dan Petugas dari Travel, Rombongan Perdana Haji Khusus Tiba di Madinah

 

MADINAH – Rombongan perdana jemaah haji khusus PT Patuna tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, Sabtu (2/5/2026) pukul 10.00 waktu setempat.

Terdapat 39 jemaah yang mendarat dengan aman dan nyaman menggunakan penerbangan langsung Etihad Airways dari Bandara Soekarno-Hatta.

Kasubdit Pengawasan Haji Khusus Dirjen Pengendalian Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Dani Pramudya mengatakan, penerbangan didampingi oleh dokter dan petugas dari pihak travel.

Mereka turut serta dan menjadi bagian dari langkah preventif yang krusial guna menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima.

“Jumlah jemaahnya itu 39 dalam manifestnya, ditambah 3 orang petugasnya, dan dokter satu, pembimbing ibadah dan pengurus travelnya,” papar Dani.

Adapun terdapat perbedaan mengenai layanan haji khusus yang dikelola resmi dan turut mendukung pilar Sukses Ekosistem Ekonomi umat.

Perbedaan mendasar antara program haji khusus dengan haji reguler, mulai dari waktu tunggu keberangkatan, durasi tinggal, skema dan fasilitas.

“Mereka 5 tahun, ada juga yang 6 tahun, lamanya di ibadah mereka 22 hari, dan biayanya mungkin sekitaran 300 jutaan,” ungkap Dani saat merinci layanan tersebut.

Setiap Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), kata dia, diwajibkan mematuhi seluruh regulasi dari pemerintah demi memberikan keamanan dan perlindungan ekstra bagi jemaah.

Biro perjalanan travel juga memiliki kewajiban mutlak untuk melaporkan data manifes serta pergerakan jemaah secara rutin kepada Kementerian Haji dan Umrah RI.

“Dia tetap melaporkan keberangkatan ke Kementerian Haji, sesuai dengan antriannya yang sudah didaftarkan, terus kemudian manifestnya,” tegas Dani. (*/Ajo)

haji khususJemaah haji IndonesiaPetugas
Comments (0)
Add Comment