36 Sertipikat Barang Milik Negara Tangerang Raya Terbit, Nilai Aset Tembus Rp884 Miliar

TANGERANG– Sebanyak 36 Sertipikat Barang Milik Negara (BMN) untuk wilayah Tangerang Raya resmi diserahkan.

Puluhan sertipikat tersebut berkontribusi terhadap nilai ekonomi aset negara sebesar Rp884,15 miliar.

Penyerahan disaksikan langsung Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten Harison Mocodompis dan Kepala Kanwil DJKN Provinsi Banten Kusuma Santi Wahyuningsih, Kamis (8/10/2026).

Rinciannya, 18 sertipikat untuk Kota Tangerang, 10 sertipikat untuk Kota Tangerang Selatan, dan 8 sertipikat untuk Kabupaten Tangerang.

Seluruhnya diperuntukkan bagi aset gedung serta lahan pembangunan jalan nasional dan jalan tol.

Kepala KPKNL Tangerang II Desak Putu Jeny mengungkapkan, dari target 53 bidang, 52 bidang telah tuntas disertipikasi atau sekitar 85 persen.

Sisanya masih dalam proses penyelesaian karena terkendala aspek administrasi dan hukum.

“Ini bukan hasil kerja satu organisasi saja, tapi kolaborasi antara BPN, pemerintah, pemda, dan satuan kerja pengguna aset,” ujar Jeny.

Kepala Kanwil BPN Banten Harison Mocodompis menegaskan, sertipikasi BMN bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan keharusan untuk memberikan kepastian hukum yang berdampak langsung pada ekonomi.

“Sertipikat wajib, tidak boleh tidak kita lakukan,” tegas Harison.

Ia menyebut target sertipikasi BMN tahun 2026 sebanyak 74 bidang, dengan progres saat ini sudah mencapai 75-80 persen.

Ia meminta jajaran Kantah segera mengidentifikasi dan menuntaskan bidang yang masih bermasalah.

Menurut Harison, sertipikat yang terbit harus dimanfaatkan optimal agar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah maupun nasional.

Sementara itu, Kusuma Santi Wahyuningsih menyampaikan 36 sertipikat tersebut merupakan bagian dari 47 sertipikat yang diterbitkan melalui program percepatan sertifikasi BMN.

Sebelumnya, penyerahan juga dilakukan saat peringatan Hantaru pada 24 September 2026 di Kanwil BPN Banten.

Santi mendorong seluruh satuan kerja yang masuk target 2026 untuk proaktif mengurus penerbitan sertipikat di Kantah setempat dan melengkapi data BMN di aplikasi SIMAN yang kini telah terintegrasi dengan Geoportal ATLAS, KKP, dan BHUMI ATR/BPN.

“Data yang lengkap di SIMAN nantinya akan divalidasi di KKP dan bisa divisualisasikan secara spasial di aplikasi BHUMI dan Sentuh Tanahku,” jelasnya.***

BmnSERTIPIKATTangerang
Comments (0)
Add Comment