TANGERANG SELATAN – Dalam gelaran Santri Land Festival yang meriah di Alun-alun Pondok Aren, Tangerang Selatan, bukan hanya santri dan masyarakat yang aktif berpartisipasi.
Program inisiatif Mabes Polri, “Jumat Curhat”, juga turut hadir menjangkau warga, meskipun acara berlangsung pada hari Minggu (19/10/2025).
Aipda Duwi Seswanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Parigi Baru, Polsek Pondok Aren, menjelaskan bahwa kehadiran program ini di hari Minggu merupakan bentuk penyesuaian dengan situasi lapangan.
”Ini program Jumat Curhat, dari Mabes Polri, terus turun ke Polda, ke Polres Tangsel lalu Polsek Pondok Aren. Dan ini pelaksana dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Parigi Baru,” jelas Duwi kepada Fakta Banten, pada Minggu (19/10/2025).
Ia menekankan bahwa esensi program ini adalah fleksibilitas dalam mendengarkan keluhan warga.
”Banyak pedagang yang curhat ke kami. Ya walaupun ini hari Minggu, tapi curhat itu disesuaikan dengan situasi, bisa setiap hari. Cuma kita nanti lapornya hari Jumat,” ujar Duwi.
Kehadiran “Jumat Curhat” di tengah keramaian Santri Land Festival dinilai sangat positif.
Duwi menuturkan bahwa para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi menyambut baik kehadiran mereka dan menyampaikan keluh kesah sekaligus kegembiraan mereka.
”Ya para pedagang bilang sangat senang sekali dengan adanya keramaian ini,” tuturnya menirukan respons para pedagang.
Salah satu pedagang yang merasakan manfaatnya adalah Uni Erma (50), penjual mainan asal Bukittinggi, Sumatera Barat, yang kini berjualan di sekitar Pondok Aren. Ia mengaku senang dengan keramaian yang dibawa festival.
”Alhamdulillah, selama acara Santri Land ini dagangan saya laris. Biasa hari Minggu juga rame, tapi dengan ada festival begini, dagangan bisa laku sampai dua atau tiga kali lipat dari biasa,” cerita Erma dengan antusias.
Ia juga berharap acara sebesar ini bisa diadakan secara rutin.
”Saya dan pedagang lainnya pasti sangat berharap acara seperti ini sering-sering diadakan. Senang sekali lihat anak-anak dan keluarga yang datang terhibur,” imbuhnya.***