TANGERANG SELATAN – Kemeriahan Santri Land Festival di Alun-alun Pondok Aren tidak hanya diisi oleh penampilan santri, tetapi juga diwarnai kehadiran produk kuliner andalan anggota Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kecamatan Pondok Aren.
Beragam jajanan seperti Jasuke (jagung susu keju), corndog, es teler, es jeruk, dan es teh turut memeriahkan acara tersebut, sebagai pelepas dahaga dan lapar para pengunjung.
Salah satu anggota Dekranasda yang turut berpartisipasi, Ibu Cici (42), mengungkapkan antusiasmenya bisa terlibat dalam festival besar ini.
Sebagai penjual es jeruk dan jasuke, ia menjelaskan bahwa kolaborasi antar anggota menjadi kunci keberagaman produk yang ditawarkan.
“Kita kerja sama sama yang lain, jadi ada produk yang lain juga yang ditaruh di sini, makanan, minuman. Kalau kerajinan ada nanti di event lain,” ujarnya saat ditemui Fakta Banten, Minggu (19/10/2025).
Cici juga mengungkapkan bahwa anggota Dekranasda Kecamatan Pondok Aren berjumlah lebih dari 100 orang.
Meski tidak semua anggota bisa turun langsung, semangat kebersamaan tetap terlihat dalam penyelenggaraan stan kuliner ini.
Keikutsertaan dalam festival ini bukanlah hal baru bagi para anggota Dekranasda.
“Selain di event besar gini, setiap Sabtu Minggu juga kita naruh produk kita di Dekranasda di belakang alun-alun, dan Alhamdulillah ya ada yang beli. Karena kita juga ada produk kering juga,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai respons penjualan selama acara, Cici mengaku bersyukur atas hasil yang diperoleh.
“Omset acara ini, Alhamdulillah ada untung, syukurin aja,” kata Cici dengan senyuman.
Ia pun menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Santri Land Festival.
“Acara ini rame, seneng, seru banget,” tutupnya singkat namun penuh makna.
Kehadiran produk-produk Dekranasda ini tidak hanya menambah kemeriahan festival, tetapi juga menjadi bukti partisipasi aktif pelaku usaha lokal dalam mendukung acara-acara besar di wilayahnya.***