Viral Video Keributan Warga Setempat dengan Jemaat Gereja yang Sedang Ibadah di Rajeg Tangerang

TANGERANG – Beredar video viral tentang peristiwa ketegangan yang terjadi antar masyarakat setempat yang mayoritas muslim dengan umat Kristen Protestan yang tengah menggelar ibadah di sebuah bangunan rumah Minggu (20/9/2026).

Rumah yang difungsikan sebagai tempat ibadah itu diprotes masyarakat sekitar karena dianggap tidak memiliki izin.

Kelompok minoritas tersebut diketahui merupakan jemaat dari Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Dalam video terlihat peristiwa tersebut menyebabkan suasana ibadah menjadi tidak kondusif, hingga dikabarkan jemaat meninggalkan tempat ibadah tersebut sebelum kegiatan selesai.

Dalam video viral itu memang terlihat juga ada seorang yang membawa golok dan mengancam keributan dengan para jemaat yang beribadah dalam gedung.

tampak sekelompok orang berada di lokasi. Gambar lain menampilkan jemaat di dalam ruangan. Dalam video keributan itu, tampak seseorang membawa benda yang diduga senjata tajam.

Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mengatakan pihaknya memonitor kejadian tersebut.

Kombes Indra menyebut pemerintah akan menjaga kondusifitas di Kecamatan Rajeg. Mediasi atas kejadian itu akan segera dilakukan.

“Malam ini kita lagi mediasi di Kecamatan Rajeg,” ucap Kapolres.

Dia juga memastikan situasi di lokasi tetap kondusif, meskipun sempat terjadi ketegangan.

Pihak GKPI Mauk Sepatan sendiri menyampaikan bahwa kegiatan ibadah pada Minggu sekitar pukul 10.30 WIB mengalami gangguan ketika sekelompok orang datang ke lokasi saat ibadah sedang berlangsung.

Pihak gereja juga menyampaikan adanya dampak psikologis yang dirasakan jemaat yang berada di lokasi, termasuk anak-anak, lanjut usia, dan perempuan. (*/Red)

Jemaat GerejaKabupaten TangerangKecamatan RajegPenolakan GerejaPenutupan GerejaRajeg TangerangTangerang
Comments (0)
Add Comment