www.faktabanten.co.id
Suara Merdeka Rakyat Banten

DPW PKB Banten Gelar Musabaqah Kitab Kuning

0

SERANG – Dalam rangkaian peringatan hari santri nasional, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajak para santri mengaji kitab kuning melalui lomba yang digelar di Pesantren Attaufiqiyyah, Kecamatan Baros, Minggu (25/11/2018).

Dikatakan Ketua DPW PKB Provinsi Banten, Ahmad Fauzi, melalui kegiatan tersebut yang juga masuk dalam rangakaian hari santri pihaknya ingin mengajak para santri-santri se-Banten untuk berlomba dalam membaca kitab kuning.

Nantinya, lanjutnya, santri yang menjadi juara dari Banten akan dibawa ke perlombaan tingkat nasional yang dilaksanakan oleh DPP PKB.

“Sebetulnya ingin mengajak para santri dari pesantren-pesantren se-Banten untuk berlomba membaca kitab kuning, dan ini adalah satu kaitan, satu rangkaian dengan hari santri nasional ini penyisihan tingkat Banten nanti juara dari Banten kita kirim ke DPP PKB tingkat nasional. Selain itu, ini juga sebagai upaya kita berkolaborasi dengan pesantren di sekitar Banten,” ucapnya.

Ia berharap melalui lomba tersebut akan banyak para kiyai yang termotivasi untuk terus membaca serta mengkaji dan mengajarkan kitab kuning kepada para santri-santrinya di wilayah Banten.

Sebab, dalam kitab kuning menurutnya banyak sumber pengetahuan tentang ajaran Islam yang utuh untuk menjaga dari hal-hal yang bisa membuat banyak orang menyimpang dari ajaran islam.

“Dengan lomba seperti ini kita berharap para santri termotivasi, para kiyai termotivasi, terus mengajarkan kitab kuning terhadap santri-santrinya karena kitab kuning ini memang sangat kaya khazanahnya, sangat kaya pengetahuannya, sehingga kalau orang mengkaji agama, khususnya Islam, terutama konsep akidah, konsep fiqih, konsep tasauf itu jika tidak menggunakan kitab seperti ini (Kitab Kuning-red) maka tidak akan memberikan pengetahuan yang utuh, itu fungsinya,” tandasnya

Selain itu, Ketua Panitia Musabaqoh Kitab Kuning Banten, Eko Supriatno mengatakan, bahwa Kitab Kuning ini merupakan sumber utama pengetahuan Islam setelah Al Qur`an dan Sunnah.

Selaku ketua panitia ia berharap melalui kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk mengajak umat Islam lebih membudayakan kelestarian ilmu dan kitab kuning.

“Kami mengajak seluruh umat Islam khususnya di Banten untuk gemar mengaji dan menggali lebih dalam kitab warisan ulama, Kitab Kuning,” cetusnya. (*/Dave)

Loading...

Dapatkan notifikasi lansung ke perangkat Anda, Klik Aktifkan

Loading...