Tsunami di Selat Sunda, Sejumlah Bangunan Hotel Roboh

0

SERANG – Kejadian alam berupa tsunami terjadi di kawasan Pantai Anyer, Banten. Sekitar pukul 21.15 WIB, tiba-tiba air laut di kawasan Pantai Anyer naik dan sejumlah bangunan hotel roboh. Akibat peristiwa alam itu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung melarikan diri ke tempat tinggi.

Pantauan kumparan, Hotel Salsa Beach di kawasan Pantai Karang bolong porak poranda. Air laut masuk ke dalam hotel. Jarak antara permukaan tanah di hotel dengan air laut sekitar 2 meter.

Mulia

Gerakan air yang naik ke permukaan dengan cepat dengan kecepatan tinggi membuat mobil-mobil pengunjung yang terparkir terombang-ambing dan terseret air laut. Mobil-mobil pun rusak karena terbawa air lantaran menabrak tembok dan pohon.

Tak hanya itu, atap Hotel Salsa Beach, Serang, Banten, roboh. Jendela-jendela jatuh dan kaca berserakan karena pecah.

Menurut saksi mata, sempat terjadi angin yang sangat kencang. Namun, apakah ada gempa atau tidak, belum diketahui.

Hanya saja, suara dentuman dari Gunung Anak Krakatau memang sudah terdengar kencang sejak pagi. Tapi apakah tsunami ini karena Anak Krakatau yang sedang batuk, belum diketahui.

Sementara, menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. Sutopo Purwo Nugroho gelombang tinggi di Pantai Anyer bukan tsunami. Dengan demikian, ia meminta masyarakat tetap tenang dan jangan panik.

“Ini bukan tsunami. Juga bukan disebabkan letusan Gunung Anak Krakatau. Tapi gelombang pasang karena bulan purnama. Masyarakat harap tenang,” kata Sutopo. (*/Kumparan)

Bawaslu
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi