Diduga Frustasi, Pria di Lebak Gantung Diri di Pohon Rambutan

LEBAK – Warga Kampung Jaura, desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dihebohkan dengan penemuan mayat yang menggantung di pohon rambutan.

Informasi yang diperoleh, pria yang ditemukan tewas tergantung di pohon rambutan tersebut bernama Supaing (54), pertama kali ditemukan oleh Parta (40) tetangga korban sekitar pukul 05.50 WIB, Jumat, (29/3/2019).

Saksi mata, Parta mengatakan bahwa Ia akan menjemur kain yang baru saja dicucinya, namun sesampainya di belakang rumah tempat Ia menjemur baju, terdapat sesosok mayat dalam keadaan menggantung pada pohon rambutan.

Setelah dilihat lebih jelas, mayat tersebut tidak lain adalah Supaing tetangga dekat rumahnya. Parta pun bergegas memberitahukan pihak keluarga dan RT.

“Saya kaget ketika mau jemur kain, ada yang menggantung. Saya coba dekati ternyata Pak Paing, setelah itu saya beritahu keluarga Pak Paing juga Pak RT,” ucap Parta.

Parta mengaku tidak mengetahui penyebab pria yang kesehariannya di rumah saja itu.

“Ngga tahu saya mas apa penyebabnya, tapi sehari-harinya di rumah saja,” katanya.

Sementara itu, Yanti, istri dari korban mengaku kaget ketika mendapatkan kabar bahwa suaminya ditemukan tewas dalam keadaan menggantung.

Yanti mengaku Supaing memang kerap frustasi dengan penyakit TBC yang dideritanya, pasalnya sejak beberapa tahun lalu tak kunjung sembuh.

“Kaget sih pak, saya kan lagi kerja. Ditelpon lah kalau suami saya ditemukan tewas, saya bergegas pulang. Memang selama ini dia (suami-red) mengeluhkan kondisi penyakitnya yang tak kunjung sembuh,” terangnya.

Dari pantauan di lapangan, usai penemuan mayat menggantung membuat heboh warga, tim kepolisian tiba di lokasi dan melakukan olah TKP dan memasang garis polisi. (*/sandi)

Royal rakata
Loading...