Ada Festival Seni Budaya dan Tradisi Ala Papua di HUT Lebak

0
Subhi ASDP Santri

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar Festival Budaya Seni dan Tradisi di Alun-alun Rangkasbitung, Jumat, 6 Desember 2019 malam.

Dalam sambutannya, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, festival yang menampilkan delapan kesenian dari Sabang sampai Merauke bahkan Korea Selatan ini sengaja dilaksanakan Pemerintah Daerah agar masyarakat mengenal budaya satu sama lain. Terutama masyarakat luar yang harus mengenal Banten dan Kabupaten Lebak.

“Kegiatan luar biasa ini harus terus dikembangkan, terlebih Kabupaten Lebak tengah menggalakkan visi menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal,” kata Iti.

Iti mengaku bangga saat mengetahui peserta Festival Budaya Seni dan Tradisi ini berasal dari Sabang sampai Merauke, mulai dari Aceh, Riau, Lampung, DKI Jakarta, Kalimantan, Papua dan Banten. Bahkan turut hadir dari Korea Selatan.

“Jadi kegiatan ini sangat tepat untuk mengenal budaya satu sama lain. Ini adalah jembatan kebudayaan. Teman-teman dari luar Banten bisa mengenal Banten dan Lebak begitu pun sebaliknya,” jelasnya.

Ip-Sankyu-santri

Iti juga membeberkan, bahwa di Kabupaten Lebak terdapat beberapa kebudayaan khas Lebak seperti Seren Taun, Seba Baduy, Kawalu, Ngarengkong dan lainnya. Selain itu, sambung Iti terdapat keragaman budaya di Kabupaten Lebak dan beberapa destinasi wisata.

“Kita ingin kearipan lokal masyarakat Lebak ini terus menerus hidup dan kita majukan dengan cara kita sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi mengatakan, Festival Budaya Seni dan Tradisi ini sudah tujuh kali dilaksanakan.

“Ini yang ketujuh kali, setiap tahunnya kita selenggarakan dengan penampilan dan cara yang berbeda. Alhamdulillah di tahun ini pertama kalinya kita tampilkan peserta dari Korea Selatan,” ujarnya.

Wawan mengklaim acara berlangsung sukses dan meriah. Hal itu terlihat dengan ramainya penonton yang datang untuk menyaksikan Festival Budaya Seni dan Tradisi.

“Ramai dan meriah. Ini akan kita terus laksanakan, kita agendakan setiap tahun. Insha Allah semakin ramai,” harapnya. (*/Sandi)

Hipmi-lsm-dede
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien