Bhayangkara Mulia

Aktivis Lebak Sebut Penegakkan Hukum Soal Penambangan Emas Ilegal Lamban dan Tak Jelas

0

LEBAK – Persoalan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) masih santer dipersoalkan oleh berbagai kalangan. Kali ini masukan datang dari salah satu aktivis mahasiswi dari organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) Pengurus Wilayah (PW) Serang, Yuli Yuliawati.

Sudah satu bulan lebih sejak kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, ke lokasi tanah longsor dan banjir bandang yang menerjang beberapa kecamatan di Kabupaten Lebak, namun kata Yuli, upaya penegakan hukum terhadap penambang ilegal tersebut tak kunjung selesai, entah apa yang menjadi penyebabnya.

Bendahara Kumala PW Serang itu, mengaku telah terpanggil untuk bicara soal penegakan kasus perusak lingkungan tersebut. Bagaimana tidak, ungkap Yuli, persoalan tersebut seolah sengaja dibuat ngambang, padahal itu semua sangat mungkin bisa diselesaikan proses hukumnya.

“Saya menganggap lambannya penegakan hukum itu dipicu oleh karena banyaknya pihak yang ikut terlibat dalam proses pertambangan ilegal, namun demikian saya sangat yakin masalah ini bisa diselesaikan dengan catatan semua oknum yang terlibat dalam kasus ini diproses secara benar,” jelas Yuli dalam rilis yang diterima oleh Fakta Banten, Kamis (20/2/2020).

Yuli yang juga bagian dari Relawan Bencana Longsor dan Banjir Bandang Lebak ini, menduga banyak pihak-pihak yang terlibat dalam kasus penambang ilegal tersebut, diantaranya;

1. Oknum pemerintah daerah, mulai dari pemerintahan desa, kecamatan, kabupaten hingga oknum pejabat provinsi.
2. Oknum aparat keamanan.
3. Pengusaha tambang yang dengan sengaja melakukan proses penambangan secara ilegal

“Maka saya menegaskan jika oknum-oknum yang saya maksud tadi tidak tersentuh secara hukum, sungguh mustahil sepertinya perilaku tambang ilegal bisa dihentikan di daerah Kabupaten Lebak,” tandasnya. (*/Qih)

Dede_KNPI
Bhayangkara bank banten
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi