Ied_Helldy_PP_Mulia

Warga Tegal Wangi Cilegon Keluhkan Pul Truk PGP Jadi Penyebab Banjir

0
Corona serang

CILEGON – Warga Link. Tegal Wangi Solor RW 06, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, menuding kerap terjadinya banjir di lingkungannya karena keberadaan perusahaan Pul Truk PT Putra Galuh Pratama (PGP) yang berada di lingkungan tersebut.

Tampak saluran air yang tertutup /Dok
Ied_Bmpp_Kuswandi

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RW 06 Link. Tegal Wangi Solor, Ahmad Juhadi kepada Faktabanten.co.id, Kamis (27/02/2020) yang mengatakan seringnya banjir yang merendam pemukiman warganya di musim penghujan ini, menduga karena disebabkan karena adanya pagar perusahaan tersebut.

“Bagaimana tidak banjir la wong saluran drainase sempit karena ada pagar raksasa PT. PGP, apalagi aliran kali di lingkungan ini sepanjang sekitar 250 meter yang masuk ke pul truk PGP ditutup cor. Jadi kalau tersumbat sampah ya airnya gak jalan dan meluap ke rumah warga,” ungkapnya kepada Fakta Banten.

Ied_Ali rido_Tabib

Lebih lanjut, Juhadi menjelaskan ada puluhan rumah warga di sekitar perusahaan tsrsebut yang terendam banjir saat hujan deras datang.”Di Tegal Wangi Solor aja ada sekitar 52 rumah warga yang terendam banjir, Asem Gebok 15 dan Keserangan Lama 45 rumah. Data ini yang pernah menerima bantuan dari Dinsos Cilegon kemarin. Tingginya hingga perut orang dewasa,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap ada solusi dari pihak PT. PGP untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dan mengurangi dampak banjir di lingkungan sekitar perusahaan tersebut. “Sudah dua hari ini kita ikut mengawal tim dari Dinas PUTR Cilegon turun untuk melakukan normalisasi kali. Tapi kendalanya ya karena tertutup PGP ini. Harapan kami dan ini disarankan oleh orang PU harus dibuat bak control setiap jarak 50 meter untuk mengambil sedimentasi dan sampah yang menyumbat aliran air di kali yang ditutup oleh PGP ini,” harapnya.

“Dan warga juga ingin agar PGP melakukan normalisasi kali secara rutin atau berkala dan membuat sumur resapan atau biopori di lahan-lahan warga yang kosong agar bisa mengurangi debit air di kali,” tambahnya.

Hal itu dibenarkan oleh salah satu warga Link. Keserangan Lama RT 03/04 Kelurahan Rawa Arum, Iwan yang kerap menjadi korban banjir. Menurutnya sebelum ada perusahaan tersebut, belum pernah rumahnya terendam banjir. Ia juga mengaku sudah jengah dengan kondisi banjir tersebut dan berharap adanya upaya serius dari pemerintah dan perusahaan tersebut untuk meminimalisisr banjir.

“Duh iya pak sudah bosan sering banget banjir, paling parah airnya sampai setinggi pinggang saya, ya karena saluran air kali ketutup PGP itu. Perabotan juga pada rusak kalau sudah kerendam banjir. Harapannya tolonglah serius ditangani setidaknya agar banjir di sini bisa berkurang,” keluhnya.

Sementara itu, pihak manajemen PT PGP hingga berita ini ditayangkan belum bisa dikonfirmasi. (*/Ilung)

Ied_Gerindra serang pandeglang
Mitsubishi
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi