DPRD Kota Serang Minta Dishub Gencar Sosialisasi Larangan Mudik di Musim Covid-19

0
Al khairiyah donasi

SERANG– Ekspansi pemudik dari zona merah ke Kota Serang jelang Hari Raya Idul Fitri nampaknya mulai ramai. Itu terlihat dari jalan-jalan protokol di Kota Serang yang mulai kembali ramai dan menimbulkan kemacetan dibeberapa ruas jalan.

Hal itu membuat DPRD Kota Serang pun meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang untuk kembali mensosialisasikan larangan mudik kepada masyarakat sesuai himbauan pemerintah pusat. untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, selama ini sosialisasi dan penindakan yang dilakukan Dishub Kota Serang terhadap pemudik saat ini masih dinilai kurang. Hal itu dibuktikan dengan masih banyaknya warga yang sudah kembali datang ke Kota Serang.

“Kan kalau dari awal disosialisasikan saya kira orang akan berpikir lagi, walaupun memang sekarang sudah terlambat tapi tidak salahnya Dishub terus lakukan edukasi dan sosialisasi,” ujarnya kepada awak media, Senin (11/5/2020) petang.

Dalam kesempatan itu, Budi juga berharap Dishub Kota Serang tidak hanya melakukan sosialisasi tapi juga menjelaskan dampak dari mudik itu sendiri dan hukuman bagi warga yang masih nekad untuk melakukan mudik.

M. Adam

Selain itu Budi, juga meminta Kelurahan di Kota Serang untuk memaksimalkan peran perangkat Kelurahan yang ada dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Dibutuhkan peran perangkat kelurahan untuk mendeteksi adanya pemudik yang datang ke Kota Serang saat memasuki musim lebaran tahun ini,” ujarnya.

Dalam mensukseskan pelaksanaan larangan mudik ini, kata Budi, perangkat di tingkat Kelurahan seperti RT dan RW merupakan garda terdepan dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Pendataan kepada para pendatang dari Zona Merah, menurut Budi Rustandi sangat penting dilakukan guna memastikan bahwa pendatang yang membandel mudik diawasi secara ketat sesuai dengan protokol kesehatan.

“Data para pendatang ini nanti harus ditulis sedetail mungkin seperti riwayat perjalanan dan kesehatan sebelum datang ke lokasi kemudian dilaporkan ke Puskesmas untuk ditindak lanjuti,” ujarnya. (*/YS)

Helldy-Sanuji
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien