Bhayangkara Mulia

Pengusaha Travel Umrah Haji Minta Keringanan Pajak saat Beroperasi Usai Corona

0

JAKARTA – Penyelenggara travel umrah dan haji yang tergabung di Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh (Amphuri) meminta keringanan pajak saat mulai beroperasi kembali. Hingga kini pemerintah Arab Saudi menutup untuk gelaran haji maupun umrah dari seluruh negara.

Bendahara Amphuri, Tauhid Hamdi menjelaskan, bisnis travel umrah dan haji kini begitu tertekan. Sudah lebih dari tiga bulan banyak perusahaan yang merumahkan pegawai hingga memotong gaji berkisar 50-70 persen.

Bhayangkara rosyid

Untuk itu dirinya meminta kepada pemerintah untuk memberikan keringanan atau relaksasi pajak saat pengoperasian bisnis mulai dibuka kembali.

Kpu

“Kita harus stimulus minta kepada penyelenggara umrah pajak PPh 25 tidak dibebankan. Selain itu pengurusan izin tidak berbelit belit,” tegasnya kepada wartawan, Minggu (7/6/2020).

Menurut dia pada tahun ini, pihaknya menanggung kerugian Rp 2 triliun. Keringanan pajak bermanfaat untuk menutup kerugian yang ditanggung tahun ini.

Tauhid menuturkan, Indonesia menjadi pasar terbesar untuk penyelenggaraan ibadah umrah dan haji di dunia. Pada tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 221.000 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 203.320 kuota haji 2020 reguler dan 17.680 kuota haji khusus. (*/Kumparan)

Dede_KNPI
Bhayangkara bank banten
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi