Tuntut Keadilan, Petani Deli Serdang Jalan Kaki menuju Jakarta Ditampung Helldy di Cilegon

0
Perkim

CILEGON – Sejumlah Petani yang berjumlah sekitar 170 orang yang tergabung dalam Serikat Petani Simalingkar Bersatu (SPSB) dan Serikat Tani Mencirim Bersatu (STMB) dari Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara yang melakukan aksi jalan kaki menuju Istana Negara di Jakarta telah sampai di Kota Cilegon, Senin (3/8/2020) malam. Mereka beristirahat sebelum kembali melanjutkan aksi jalan kaki Selasa, (4/8/2020) menuju Jakarta.

Mereka ditampung di Gedung Cilegon Kreatif Center milik Helldy Agustian yang juga merupakan Bakal Calon Walikota Cilegon yang berpasangan dengan Sanuji Pentamarta yang diusung Partai Berkarya dan PKS.

Rsud sumpah
Helldy Agustian memberikan roti kepada Peserta Aksi Jalan Kaki yang singgah di Cilegon /Dok

Selain itu mereka dijamu oleh Helldy dan dikasih roti dan nasi uduk, berhubungan pagi hari harus kembali melanjutkan perjalanan menuju Jakarta, ini merupakan bentuk kepedulian bakal calon walikota Cilegon terhadap aksi mereka.

“Alhamdulillah kami sudah selangkah lebih dekat lagi menuju Jakarta. Sampainya kami di kota Cilegon ini menunjukkan kalau aksi jalan kaki ini bukan sekedar gertakan belaka. Malam ini kita menginap dan beristirahat dulu disini, dan kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Helldy Agustian yang telah memfasilitasi kami untuk beristirahat” ujar Dewan Pembina SPSB dan STMB Aris Wiyono.

Pcm sumpah pemuda
Para Peserta Aksi siap-siap melanjutkan perjalanan kaki dari Cilegon menuju Jakarta /Dok

Aris menyatakan, tidak ada pilihan lain selain bertemu dengan Presiden Jokowi. Dia mengatakan bahwa suara para petani sudah tidak lagi didengar oleh pemerintah daerah setempat.

“Kami sudah bertekad bahwa kami harus sampai di Jakarta dan bertemu Presiden Jokowi walau harus memakan waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Kami berharap, sesampainya nanti di Jakarta Presiden Jokowi berkenan untuk langsung menemui dan mendengar aspirasi kami. Kalau tidak, kemana lagi kami harus mengadu? Maka tidak ada lagi keadilan untuk para petani di Indonesia ini,” tegas Aris.

Dikutip dari Tempo, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah memerintahkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi untuk segera mendistribusikan lahan eks PTPN II, yang sebelumnya menjadi sengketa. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu, 11 Maret 2020.

“Dari 5.800-an hektare, 2.600-an itu sudah dapat pelepasan dari menteri BUMN untuk kemudian dijadikan program redistribusi. Yang masih 3.100-an masih dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh Gubernur,” ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia, Sofyan Djalil dikutip dari Tempo.

Sampai saat ini, eksekusi distribusi lahan eks PTPN II ini memang berlarut-larut. Gubernur Edy Rahmayadi tak kunjung mengeksekusi lahan ini kendati sudah ada kesepakatan dengan berbagai pihak, izin pelepasan lahan dari Menteri BUMN pun sudah dikantongi untuk sebagian lahan. (*/Net/Rizal)

Dprd sumpah pemuda
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien