APPERTI Banten Minta Relaksasi Bantuan di Masa Pandemi

0
Al khairiyah donasi

SERANG – Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI) yang berada di Wilayah Provinsi Banten mengharapkan adanya relaksasi atau keringanan bagi perguruan tinggi di Banten di masa pandemi Covid-19.

Demikian terungkap saat APPERTI Banten melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Banten, Andra Soni serta Anggota Komisi V DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf.

Ketua APPERTI Banten, Patwan Siahaan yang mewakili lembaga tersebut meminta agar mendapatkan sebuah kebijakan atau bantuan kepada mahasiswa di perguruan tinggi Banten yang tengah terdampak Covid-19.

“Harapan kita seperti itu. Relaksasi berupa bantuan atau keringanan dari pajak, keringanan dari listrik, keringanan kuota, belajar jarak jauh untuk mahasiswa ini diharapkan mengurangi beban mahasiswa,” ujarnya kepada wartawan di Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (11/8/2020).

Ia mengaku, bahwa yang dilakukannya itu bentuk perhatian APPERTI Banten terkait dengan persoalan warga Banten yang mengalami kesulitan.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Prof. Uman Suherman juga turut mengungkap beberapa persoalan mahasiswa yang tengah terjadi di Banten.

Pertama, berkaitan dengan menurunnya jumlah peminat kepada perguruan tinggi. Kedua, berkaitan dengan terpaparnya mahasiswa secara ekonomi.

M. Adam

“Sehingga banyak yang tidak bayar SPP banyak tidak menuntut kemungkinan kalau dibiarkan kan bisa jadi DO,” ucapnya di tempat yang sama.

“Dengan permaslahan itu sudah sewajibnya menyampaikan kepada dewan untuk sama-sama dicarikan jalan keluarnya dalam upaya membangun SDM di Banten,” imbuh Uman.

Pihaknya berharap agar DPRD Banten bisa berupaya untuk mendorong Gubernur Banten melakukan langkah strategi dengan melalui sebuah regulasi atau kebijakan, dalam rangka mendukung perguruan tinggi yang ada di Banten.

Sementara, Ketua DPRD Banten menyambut baik kedatangan APPERTI tersebut. Pihaknya banyak menyampaikan masukan dan saran untuk keberlangsungan dan kemajuan pendidikan tinggi di Banten.

Menurutnya, selain harus memikirkan perguruan tinggi, pemerintah daerah juga perlu memikirkan nasib mahasiswa yang terdampak Covid-19 tersebut.

Anggota Komisi V DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf mengaku, perlu adanyan relaksasi kepada pihak kampus di Banten. Demikian dilakukan untuk kemudahan mahasiswa dalam belajar.

“Ini kalau perlu diwujudkan karena ini momentum yang tepat untuk membantu masyarakat terutama mahasiswa yang belajar,” ujarnya. (*/JL)

Helldy-Sanuji
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien