Pemilihan Ketua Karang Taruna Cilegon Berakhir Deadlock, Kepengurusan Diambil Alih Provinsi

0
Al khairiyah donasi

CILEGON – Perhelatan Temu Karya Daerah (TKD) ke V Karang Taruna Kota Cilegon semula berjalan dengan normal dan tidak ada kendala semua peserta yang hadir mengikuti semua arahan pimpinan sidang.

Dari sidang pleno pertama yakni tentang membahasan tata tertib (Tatib) dan sampai sidang pleno kedua tentang pembahasan siapa-siapa saja yang akan maju menjadi kandidat Ketua juga berjalan normal.

Dalam sidang pleno ke – 2 yang di lanjutkan dengan pemilihin secara voting terpilihlah dua kandidat calon ketua yakni Hasanudin Ketua Karang Taruna Kecamatan Grogol yang mendapat suara dukungan dari para Ketua Kecamatan yakni berjumlah 4 suara dan Mahdi Arj selaku Sekretaris Karang Taruna Kota Cilegon mendapat dukungan 3 suara dan 1 orang di nyatakan abstain.

Jadi hasil sidang pleno ke-3 disepakati dua calon kandidat yang maju dalam Temu Karya Daerah (TKD) ke V Karang Taruna yakni Hasanudin dan Mahdi Arj.

Keadaan yang semula normal semakin memanas ketika pimpinan sidang melakukan sidang pleno ke-3 yang isinya melakukan pemilihan secara voting dari hasil voting tersebut didapati perolehan suara imbang yakni Hasanudin mendapat 5 suara dan Mahdi Arj mendapat 5 suara.

Karena kedua calon kandidat tersebut mendapat suara imbang jadi perlu adanya pemilihan ulang.

Ketika akan melakukan pemilihan secara ulang terjadilah insiden yakni ada salah satu orang yang mempunyai hak suara yakni Ketua Karang Taruna Kecamatan Jombang yang bernama Ado tidak hadir pada saat pemilihan ulang tersebut sehingga membuat para panitia sibuk mencari dan memanggil saudara Ado untuk segera hadir dan mengikuti pemilihan secara ulang.

Namun setelah dicari oleh para panitia selama kurang lebih 1 Jam Ado Ketua Karang Taruna Kecamatan Jombang tidak tampak batang hidungnya yang membuat para peserta menunggu lama.

M. Adam

Dan dari situlah keadaaan semakin memanas sehingga kubu dari Mahdi Arj merasa curiga dan berasumsi kalau Ado itu pergi ada unsur kesengajaan yang di duga dilakukan rivalnya yakni Hasanudin.

Sehingga terjadilah rasa tidak percaya yang membuat dua orang peserta yakni Mas Mulyana selaku Ketua Karang Taruna Citangkil dan Ajis Ireng Ketua Karang Taruna Cilegon, keduanya menilai ketidakhadiran Ado di sebabkan adanya unsur kesengajaan yang dilakukan kubu lawan.

Sehingga keduanya meminta kepada pimpinan sidang untuk membatalkan pemilihan ini dan diamini oleh pimpinan sidang, sehingga pimpinan sidang mengambil sikap dan melakukan pembatalan TKD ke V Karang Taruna Kota Cilegon dan selanjutnya diambil oleh pimpinan satu tingkat di atasnya yakni pengurus Karang Taruna Provinsi Banten.

Pimpinan Sidang Rahmadi Ramidin membenarkan, pemilihan Ketua Karang Taruna Kota Cilegon berakhir deadlock dan karena deadlock makanya kepengurusanya di ambil alih sementara oleh pengurus provinsi Banten dengan waktu yang belum dapat ditentukan.

“Ya, pemilihan Ketua Karang Taruna di Kota Cilegon berakhir deadlock, dan kepengurusan diambil sementara oleh pengurus karang Taruna Provinsi Banten,” katanya, Selasa (15/9/2020).

Sementara itu Ketua Harian Karang Taruna Provinsi Banten Iwan Pristiasya mengatakan, soal pemilihan Ketua Karang Taruna berakhir tidak ada kesepakatan ini adalah suatu hal lumrah dalam dinamika berorganisasi.

“Ya, inilah dinamika berorganisasi, kita tidak melakukan intervensi apapun hasilnya, pesan saya kepada para pengurus Karang Taruna untuk tetap menjaga marwah dari Karang Taruna dan mengedepankan tali persaudaraan.
Karena walau bagaimanapun kita ini keluarga,” katanya.

Sementara itu Ketua OC sekaligus kandidat calon Ketua Karang Taruna Kota Cilegon periode 2020 – 2025 Mahdi Arj mengaku prihatin atas kejadian ini dan berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kami, sehingga kedepannya hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi.

“Saya prihatin atas kejadian ini, karena ini adalah preseden buruk. Kenapa saya bilang preseden buruk karena kalau cara-cara lama diterapkan yakni seperti yang terjadi pada saat ini tidak ada pembelajaran bagi para anggota Karang Taruna. Jadi sekali lagi saya prihatin dengan kejadian ini,” tukas Mahdi. (*/Red)

Helldy-Sanuji
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien