Anak Wakil Walikota Tangerang Didakwa Kasus Narkoba

0
Hari guru IP IRT

TANGERANG – Anak Wakil Walikota Tangerang, Akmal Syuhairudin Jamil (AKM) didakwa terkait kasus narkoba. AKM didakwa atas pembelian sabu bersama rekan-rekannya.

“Akmal Syuhairudin Jamil (anak Wakil Wali Kota tangerang) didakwa dakwaan Primair Pasal 114 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU RI Nomor 35/2009,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang I Dewa Gede Wirajana, melalui Kepala Seksi Intelijen R. Bayu Probo, dalam keterangannya, Rabu (28/10/2020).

Mulia

AKM didakwa bersama tiga temannya secara terpisah, yaitu Muhammad Taufiq, Dede Setiawan, dan Syarifudin. AKM didakwa dan diancam pidana Pasal 114 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU RI Nomor 35/2009, Pasal 112 ayat (1) jo 132 ayat (1) UU RI No. 35/2009, Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35/2009.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa bersalah karena tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I. Adapun perbuatannya diancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Adapun kasus itu bermula, saat terdakwa lainnya, Taufiq menghubungi terdakwa AKM dengan maksud memberitahunya bahwa Taufiq bersama terdakwa lainnya Dede dan Syarifudin akan membeli narkoba jenis sabu sebanyak 0,5 gram seharga Rp 800 ribu. Narkoba tersebut dibeli secara patungan dengan cara masing-masing membayar Rp 400 ribu yang sudah dibayar terlebih dahulu oleh saksi Dede senilai Rp 800.000.

Kemudian terdakwa AKM memberitahu Taufiq akan menambahkan uang sebesar Rp 800 ribu untuk membeli sabu sehingga menjadi sebanyak 1 gram seharga Rp 1,6 juta. Selanjutnya terdakwa mentransfer uang Rp 800 ribu ke Taufiq.

“Setelah terdakwa selesai transfer uang tersebut kepada saksi Taufiq selanjutnya saksi Taufiq memberitahu kepada terdakwa untuk datang ke rumah saksi Dede dan terdakwa menyetujuinya,” kata Wirajana.

Hari guru dindik

Selanjutnya, ketika terdakwa berada di rumah terdakwa lainnya, Dede, tiba-tiba anggota kepolisian datang melakukan penangkapan dan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan itu ditemukan sabu seberat brutto 0,51 gram.

“Dilakukan penggeledahan terhadap rumah saksi Dede dan ditemukan 1 buah plastik klip kecil berisi kristal warna putih diduga Narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,51 gram yang berada di saku jaket milik terdakwa dan diakui kepemilikannya adalah milik terdakwa, saksi Syarifudin, saksi Taufiq dan saksi Dede,” ucapnya.

Kemudian polisi juga menemukan sabu seberat brutto 0,31 gram di dalam uang kertas Rp 10 ribu dan 3 buah Pipet yang berada di dalam dompet merah di atas kasur yang diakui kepemilikannya adalah milik terdakwa, saksi Syarifudin, saksi Taufiq dan saksi Dede.

Selain itu polisi juga menemukan 12 buah plastik klip kosong bekas narkotika jenis Sabu, 1 buah bong terbuat dari aqua gelas dan sedotan, 2 buah sedotan yang diruncingkan, 1 buah sedotan yang dibengkokan, 1 buah pipet dan 1 buah Cangklong berada di gantungan pintu kamar milik saksi Dede.

Adapun hasil Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik dengan No. Lab : 3218/NNF/2020 pada hari Senin tanggal 29 Juni 2020, barang bukti yang diterima berupa 1 bungkus plastik berisikan Kristal warna putih dengan berat netto awal 0,2902 gram, 1 buah dompet warna Merah berisi 1 lembar uang kertas pecahan Rp.10.000 berisi 1 bungkus plastik berisikan Kristal warna putih dengan berat netto awal 0,1980 gram diberi nomor barang bukti 1752/2020/NF.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris disimpulkan bahwa barang bukti tersebut diatas adalah benar mengandung Metamfetamina dan terdaftar dalam Golongan I Nomor Urut 61 Lampiran Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sisa barang bukti berupa 1 bungkus plastic berisikan Kristal warna putih dengan berat netto akhir 0,2780 gram, 1 buah dompet warna Merah berisi 1 lembar uang kertas pecahan Rp 10.000 berisi 1 bungkus plastic berisikan Kristal warna putih dengan berat netto akhir 0,1824 gram diberi nomor barang bukti 1752/2020/NF.

Dakwaan tersebut telah dibacakan di PN Tangerang pada Senin (26/10/2020) oleh jaksa Kejari Tangerang. Selanjutnya sidang akan dilanjutkan pada pekan depan. (*/Detik)

Paud kpu
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien