Manfaatkan Lahan Sempit, Petani di Cilegon ini Tanam Padi Secara Hidroponik

0
Hari guru IP IRT

CILEGON – Lahan pertanian yang sempit tidak menyurutkan Muharoni (46), seorang Petani asal Lingkungan Sondol RT 01 RW 02, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon untuk berinovasi. Berkat dia, lahan yang sempit difungsikan dengan menanam padi secara hidroponik.

Muharoni menceritakan, awal muasal Ia tertarik bertani secara hidroponik ketika ia melihat tayangan di media sosial (medsos) terkait tata cara bertani secara hidroponik. Dan semenjak itu naluri petaninya timbul dengan menggarap lahan di samping rumahnya dengan pertanian hidroponik.

Mulia

“Awalnya tertarik menanam hidroponik itu ketika saya melihat tayangan di medsos dan semenjak itu saya mencoba. Dengan modal awal sebesar Rp.6 juta lalu saya membeli paralon ukuran 12 Inci dan selanjutnya saya rakit dan memberikan lubang pada paralon itu sebagai media untuk menanam padi,” katanya di lokasi, Jum’at (20/11/2020).

Kang Roni sapaan akrab Muharoni menambahkan agar hasil pertanianya tidak di makan hama Ia juga berinovasi dengan beternak ikan lele di bawah padi yang di tanamnya dengan membuatkan kolam dari terpal seukuran dengan lahan tanaman padinya.

“Ya, seperti tanaman tumpang sari, jadi ketika panen padi berbarengan dangan panen lele,” ujarnya kepada Wartawan.

Walaupun lanjut Roni hal yang dilakukan ini yang pertama kali namun ia yakin hasil dari menanam secara hidroponik ini hasilnya sangat memuaskan.

Hari guru dindik

“Liat tuh, padi yang saya tanam gemuk – gemuk dan liat juga ternak lele yang di bawahnya sudah mulai besar-besar walaupun ini yang pertama saya lakukan, saya yakin hasilnya nanti sangat memuaskan,” tukas Roni.

Di tempat terpisah, Atas inovasi yang dilakukan warganya yakni menanam padi secara Hidroponik, Lurah Taman Baru, Nanang Umar Nafis mengapresiasi langkah
Muharoni.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Kang Roni (Muharoni – Red) yang telah berinovasi memanfaatkan lahan sempit dengan menanam padi secara hidroponik,” imbuhnya.

Nanang berharap langkah dari Kang Roni dapat ditiru dan dicontoh bagi para petani lain baik yang ada di Cilegon maupun Banten.

“Saya berharap langkah yang di lakukan Muharoni itu diikuti oleh para petani-petani yang ada di Lingkungan Sondol dan Lingkungan lainnya yang ada di Kota Cilegon maupun di Provinsi Banten,” harapnya.

Nanang mengakui, wilayah Taman Baru, dulunya ini wilayah pertanian namun seiring padatnya penduduk lahan yang dulunya pertanian sekarang sudah berubah menjadi lahan perumahan.

“Dengan banyaknya penduduk dan lahan pertanian berubah menjadi perumahan lahan pertanian menyempit sehingga para petani harus pandai berinovasi seperti Kang Roni ini, pokoknya saya salut apa yang dilakukan oleh Kang Roni,” tukasnya. (*/Red)

Paud kpu
Loading...

Tinggalkan pesanan

Email anda tidak akan dipublikasi

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien