Gelar Roadshow DTKS di Grogol, Dinsos Cilegon Dihujani Banyak Keluhan

CILEGON – Masih rancunya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau data kemiskinan di Kota Cilegon membuat Dinas Dinas Sosial Kota Cilegon melakukan roadshow Musyawarah Kelurahan (Muskel) serap aspirasi warga ke Kecamatan – Kecamatan yang ada di Kota Cilegon.

Diselenggarkannya roadshow DTKS dengan tujuan penyamakan persepsi soal kriteria orang yang mendapatkan bantuan antara pihak Dinas Sosial dan warga dalam hal ini di wakili oleh para RT dan RW se Kota Cilegon.

Dari pantauan Fakta Banten di lokasi di gelarnya Musyawarah Kelurahan (Muskel) DTKS yang digelar di Aula Kecamatan Grogol, Jum’at (27/11/2020) banyak warga yang mengajukan pertanyaan yang membuat petugas Dinsos kewalahan untuk menjawab pertanyaan warga yang di wakili RT dan RW yang ada di Kota Cilegon.

Kebanyakan warga mempertanyakan terkait pemberian bantuan yang dinilai warga tidak tepat sasaran dan terkesan yang dapat bantuan itu warga yang mampu dan orangnya itu-itu saja.

Seperti diutarakan oleh Madrouf selaku Ketua RT 04, Kelurahan Kotasari. Menurutnya masih rancunya data yang ada disebabkan pihak Dinas Sosial Kota Cilegon tidak kulonuwun terlebih dahulu kepada para pihak RT sehingga ketika di kucurkan bantuan olehnya. Pihak RT tidak mengetahui yang membuat perdebatan di masyarakat.

“RT itu ujung tombak di masyarakat, jadi kami miris ketika ada bantuan yang dikucurkan kami tidak diberitahu sehingga kami merasa disepelekan,” ujarnya kepada Fakta Banten usai Musyawarah Kelurahan, Jum’at (27/11/2020).

Padahal lanjutnya ketika mereka (Dinsos – Red) meminta bantuan RT dilibatkan tapi ketika pencairan RT tidak dilibatkan.

“Seperti beberapa waktu lalu pada saat membagikan Bansos Covid-19, RT dilibatkan eh pada waktu pencairan, RT boro-boro dilibatkan dikasih tahu juga enggak,” imbuhnya.

Madrouf berujar, dengan lemahnya koordinasi ini membuat ada kekisruhan di masyarakat dan untuk itu ia berharap dengan adanya Muskel ini pihak Dinsos ketika ada bantuan minimal kulonuwun terlebih dahulu jangan asal distribusikan sementara kami selaku RT tidak mengetahui.

Sementara itu Yusuf Han Kepala UPT Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial pada Dinas Sosial Kota Cilegon mengatakan, jika ada keluhan dari para RT terkait pendistribusian bansos Covid – 19 ada sedikit kerancuan kami menilai wajar karena mereka tidak tahu proses dan kriteria warga yang berhak mendapat bantuan sosial itu.

“Dan untuk menyamakan persepsi antara kami pihak Dinsos dan warga dalam hal ini diwakili oleh para RT kami melakukan Musyawarah Kelurahan dengan tujuan agar mereka paham kriteria apa saja yang berhak menerima bantuan tersebut,” ujarnya.

“Alhamdulillah dalam Muskel ini mereka paham dan mengerti kriteria itu,” katanya.

Yusuf menambahkan, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) adalah data basis yang berisi data kondisi kesejahteraan sosial warga dengan berbagai macam kriteria pada masing-masing individu dan rumah tangga.

“Nah pada saat Muskel ini lah waktu yang tepat bagi RT, RW dan Kader untuk mengusulkan warga di sekitarnya. Kalau sudah masuk DTKS maka berbagai program bantuan untuk meningkatkan perekonomian bisa didapatkan. Kalau tidak masuk DTKS ya, tidak bisa dibantu,” ungkap Yusuf. (*/Red/Rizal)

Royal rakata
Loading...