Peringati Milad Ke 69 Tahun, TTKKDH Cilegon Gelar Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim

Lmp-dindik-helldy

CILEGON – Dalam rangka memperingati Milad Kesti Tjimande Tari Kolot kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) yang ke 69 tahun, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II KESTI TTKKDH Kota Cilegon Menggelar Acara Silaturahmi bersama keluarga besar Perguruan TTKKDH, serta memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan melantik kepengurusan cabang dan ranting Kecamatan Jombang, yang bertempat di Lapangan Kavling Blok C – Cilegon, Sabtu (28/11/2020).

Acara tersebut dihadiri Ketua IPSI Provinsi Banten Ajat Sudrajat, Toko Pemuda TTKKDH H.Wahyu, Pembina Kesti TTKKDH Provinsi Banten Tabib M.Adam, Kapolsek Cilegon Kompol Jajang Mulyana, Sekjen DPW II Kesti TTKKDH Kabupaten Serang Riki Suhendra, perwakilan Padepokan Bandrong Kota Cilegon, guru besar padepokan Tapak Debus Tb Yana, dan ketua Ormas Gaib 212 Kota Cilegon Raden Hilman Robiyana, serta seluruh anggota dan satgas TTKKDH se Kota Cilegon.

Dalam sambutannya Ketua IPSI Provinsi Banten Ajat Sudrajat mengatakan pencak silat adalah warisan dari nenek moyang yang wajib dilestarikan.

“Pencak silat itu warisan dari nenek moyang kita, pancak silat itu warisan dari guru guru besar kita, jadi menurut saya wajib hukumnya kalau kita melestarikan budaya pancak silat itu,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pancak silat itu sudah ada di 70 negara di dunia, dan harus tetap di lestarikan dan harus di ajarkan kepada generasi penerus.

“Jadi kesepuhan dan guru-guru besar khususnya Cimande TTKKDH ini gak usah malu-malu lagi, gak usah takut-takut lagi, gak usah minder lagi, untuk mengajarkan jurus, karena apa pancak silat juga ada di Korea, Jepang, Amerika, Eropa, makanya saya menyampaikan kepada guru-guru besar, hayo kita tetap melestarikan budaya pancak,silat ini, karna apa kalau orang bilang Banten identik dengan jawara dan pendekar,” tambahnya.

Ia juga merasa bangga dengan banyaknya peguron yang sudah terdata di IPSI Provinsi Banten.

ks-ip-helldy

“Saya ini merasa bangga karena apa, ada sekitar 500 perguruan yang ada di Provinsi Banten, dan yang terdata di IPSI yang mempunyai legalitas Kemenkum HAM ada 500 perguruan, itu 50% nya aliran Cimande,” tuturnya.

“Dan ini suatu kebanggaan buat kita untuk menyampaikan pada TTKKDH, ini sangat besar yang ada di plosok-plosok di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua DPW II KESTI TTKKDH Cilegon Halusi Hambali Mengatakan Kegiatan tersebut dalam rangka Milad Kesti TTKKDH yang Ke 69 serta melantikan pengurus Cabang dan ranting Kecamatan Jombang.

“Acara pada malam hari ini adalah dalam rangka milad KESTI TTKKDH yang ke 69 ini harusnya acara keceran tingkat Kota Cilegon, berhubung masa pandemi Covid-19, jadi kita harusnya tanggal 21 acaranya kita undur ke tanggal 28 ini, jadi untuk acara keceran itu kan biasanya bulan Maulid, karena ini sudah melewati bulan Maulid kita memperingati Miladnya saja, ini berkaitan erat terutama silaturahmi dan pelantikan cabang dan ranting,” ucapnya.

Menurutnya ada sekitar 8 cabang TTKKDH yang sudah berjalan di Kota Cilegon, hanya satu cabang yang fakum dan langsung diisi dengan pengurusan yang baru.

“Alhamdulillah kita sekarang melantik dari cabang Jombang, karena kepengurusan yang lalu vakum untuk mengisi kekosongan itu kita langsung ada pelantikan malam ini diketuai oleh H. Rahmat ketua cabangnya,” ujarnya.

Ia juga berpesan untuk selalu menjaga solidaritas dan kekompakan serta selalu menjaga protokol kesehatan di masa Pandemi Covid -19.

“Khususnya TTKKDH harus selalu menjaga solidaritas kekompakan apalagi di masa pandemi ini kita selalu menjaga protokol kesehatan itu yang saya tekankan kepada anggota,” tandasnya. (*/Red)

bb-pcm-helldy
Pagem