Tol Serang-Panimbang dan Geliat Promosi Potensi Wisata di Banten Selatan

2 indocement

SERANG – Pemerintah telah mempercepat pembangunan jalan tol Serang-Panimbang guna mendukung infrastruktur dan akses perekonomian di Provinsi Banten. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2023 mendatang.

Hasil pembangunan tol Serang-Panimbang tentu nantinya akan berdampak terhadap keberlangsungan hidup orang banyak. Termasuk para pelaku usaha wisata di daerah Banten Selatan.

3 knpi

Dilansir dari website resmi Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten pada Senin (22/2/2021), mereka gencar melakukan promosi dan pemasaran potensi wisata untuk wilayah Banten Selatan.

Hal itu seiring dengan rencana beroperasinya jalan tol Serang-Panimbang seksi 1 dari Serang sampai Rangkasbitung yang rencananya rampung pada pertengahan tahun ini.

citra

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Agus Setiawan mengatakan, pihaknya mengaku telah melakukan berbagai promosi dan pemasaran potensi wisata Provinsi Banten untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

4 sgi

“Saat ini kita tetap melakukan promosi pariwisata Banten dengan memanfaatkan media sosial. Tentunya termasuk dengan upaya-upaya sosialisasi protokol kesehatan,” kata Agus Setiawan.

Dispar Banten akan memberikan prioritas promosi pariwisata untuk daerah Banten Selatan, di antaranya potensi pariwisata pantai di daerah Bayah, Pantai Sawarna dan sekitarnya.

Hal tersebut dilakukan seiring upaya perbaikan infrastruktur termasuk pembangunan jalan tol Serang-Panimbang.

“Sekarang sedang dalam tahap pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Kita ingin menapak peluang itu agar memberikan efek besar bagi kemajuan pariwisata Banten di wilayan Selatan,” sebut Agus.

Menurutnya, dengan kemajuan pariwisata di wilayah Banten Selatan, diharapkan memberikan efek bagi kesejahteraan dan kemajuan ekonomi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata Banten, Eka Kurnia, menyebut telah menggandeng sejumlah asosiasi pengusaha pariwisata tour dan travel dan juga pihak lainnya, dalam upaya membantu mempromosikan pariwisata Banten melalui media sosial.

Di lain hal, pihaknya juga tetap memperhatikan dan melakukan sosialisasi terkait peraturan Gubernur Banten terkait dengan pengaturan pembatasan kegiatan masyarakat di wilayah Banten, termasuk wisata yang juga harus dipatuhi dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. (*/Faqih)

KDL KBS
IRT