Categories
BANTEN POLITIK

Hadapi Pilkada 4 Daerah di Banten, Koalisi PAN-Berkarya-PKS Menguat

SERANG – Mendekati tahapan pendaftaran pasangan calon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di empat daerah di Banten, peta koalisi Partai Politik nampaknya sudah mulai mengerucut. Salah satu koalisi yang cukup intens membangun komunikasi dan memiliki kesamaan visi perubahan, yakni PAN, PKS, dan Partai Berkarya.

Ketua DPW PAN Provinsi Banten, Masrori, saat coba dihubungi tidak membantah soal kemungkinan terbangun koalisi yang melibatkan tiga partai tersebut.

“Kemungkinan iya, PAN akan berkoalisi dengan PKS dan Berkarya di empat daerah,” kata Masrori dikutip dari BantenPerspektif, Minggu (22/3/2020).

Masrori mengakui kerjasama yang baik dan komunikasi yang intensif antar ketiga Parpol ini telah terjalin sejak Pemilu 2019 lalu.

“Yang pasti selama ini hubungan PAN, PKS dan Berkarya juga baik sejak Pilpres 2019 lalu dan sampai sekarang,” kata Masrori.

Soal siapa pasangan calon yang akan diusung nantinya, Masrori mengakui bahwa hal itu masih dinamis dan terbuka berbagai kemungkinan. Namun masing-masing Parpol di sejumlah daerah memiliki kader yang siap diusung untuk menggerakkan perubahan.

“Dinamika politik pasti terjadi, apalagi detik-detik menjelang pendaftaran. Namun yang pasti kemungkinan besar sih kita (PAN) koalisi dengan PKS dan Berkarya,” terang Masrori.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Serang dua periode ini juga mengaku tidak menutup kemungkinan dan masih terus membuka komunikasi politik dengan Parpol lain untuk membentuk koalisi yang lebih besar.

“Sebelum janur kuning segala kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk koalisi dengan partai lain, tapi sejauh ini sih kami bertiga cukup baik komunikasinya,” tandasnya.

Sedangkan Ketua DPW PKS Banten, Sanuji Pentamarta, dalam kesempatan penandatangan kesepakatan koalisi PKS-Berkarya di Kota Cilegon pada Sabtu (21/3/2020) lalu, mengakui masih terus berkomunikasi dengan Parpol lain.

Kendati PKS-Berkarya di Pilkada Cilegon bersepakat akan mengusung Helldy Agustian sebagai calon walikota, namun Sanuji tidak menutup kemungkinan peluang bagi tokoh lain di luar PKS-Berkarya untuk mengisi posisi calon wakil.

“Dengan pimpinan partai masih berkomunikasi. Tetapi kita akan menghormati keputusan partai, semuanya,” ujar Sanuji.

Sebelumnya, empat partai politik di Cilegon, yakni PAN, Partai Berkarya, PKS dan PPP sempat menggaungkan koalisi perubahan untuk Pilkada Cilegon kali ini. Pertemuan Koalisi yang berlangsung di Forbis Hotel Jalan Lingkar Selatan Cilegon saat itu, turut hadir bakal calon walikota dari Berkarya, Helldy Agustian dan dari PAN, Iye Iman Rohiman.

Sanuji sendiri tidak menampik adanya koalisi tersebut. Bahkan kesepakatan koalisi kali ini antara Berkarya-PKS, diakui Sanuji, masih sejalan dengan semangat koalisi perubahan yang sempat digagas bersama PAN dan PPP.

“Itu dinamis. Pro perubahan tetap, karena tema kita koalisi perubahan untuk Cilegon yang lebih baik. Temanya ketemu disitu, namun tetap dinamis. Komunikasi dengan partai masih, komunikasi dengan PAN masih berkomunikasi. Dengan Gerindra saya masih berkomunikasi, dengan PPP juga tadi pagi berkomunikasi,” jelas Sanuji.

Sementara di Pilkada Kabupaten Serang, koalisi ini juga memunculkan dua nama yang berpeluang diusung sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati, yakni Ketua DPW PAN Banten, Masrori, dan Najib Hamas, mantan Anggota DPRD Banten dari PKS.

Diketahui, PAN, PKS, dan Berkarya pada Pilpres 2019 lalu berada dalam satu gerbong mengusung dan memenangkan Capres-Cawapres Prabowo-Sandi di Provinsi Banten. (*/Net/Angga)

Categories
POLITIK SERANG

Golkar Resmi Tetapkan 3 Pasangan Calon Pilkada di Banten, Minus Kota Cilegon

SERANG – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi menetapkan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di Provinsi Banten. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan survei tentang popularitas dan elektabilitas para bakal calon yang dinilai tinggi.

Mereka yang ditetapkan sebagai bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, yakni Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa untuk Pilkada Kabupaten Serang, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan untuk Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dan Irna Narulita-Tanto Warsono Arban untuk Pilkada Kabupaten Pandeglang.

Sementara untuk Pilkada Kota Cilegon ditetapkan Ratu Ati Marliati untuk bakal calon walikota. Namun hingga kini Ratu Ati masih belum memiliki pasangan bakal calon wakil.

“Alhamdulillah untuk Banten, rekomendasi yang pertama dari DPP. Yaitu sudah diberikan surat penetapan oleh DPP. Ini sebagai hasil dari kontribusi, analisa dan survei yang telah dilakukan,” kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Jawa-1, Andika Hazrumy, di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Untuk Pilkada Kota Cilegon menurut Andika, Ratu Ati Marliati diminta untuk melakukan komunikasi dan merumuskan pasangan calon. Ratu Ati diminta untuk mencari bakal calon wakil walikota.

“Para bakal calon yang sudah ditetapkan untuk melakukan komunikasi politik agar terbentuknya koalisi di masing-masing daerahnya. Rekomendasi ini untuk memudahkan komunikasi calon dengan partai lain sebagai dasar rekomendasi dari Golkar,” kata Andika.

Dia juga menegaskan, hasil rekomendasi Partai Golkar bisa berubah jika calon yang diusung tidak bekerja secara maksimal saat melakukan komunikasi dengan partai politik lainnnya.

“Rekomendasi ini sebagai landasan calon untuk mempermudah komunikasi,” tegas Andika.

Andika menambahkan, hasil penetapan calon kepala daerah yang ditentukan oleh DPP Golkar berdasarkan survei dari popularitas dan elektabilitas calon.

“Calon yang diusung juga termasuk memiliki kesempatan menang di daerahnya masing-masing,” tuturnya.

Setelah keluarnya surat penetapan tersebut, Andika berharap, masing-masing bakal calon bekerja secara maksimal guna mendapatkan koalisi partai yang kuat.

“Kami optimistis dengan pasangan yang diusung akan mendapatkan suara terbanyak dari masyarakat,” tegas Andika. (*/Red/Angga)

Categories
CILEGON

Klaim Didukung NasDem, Artis Adly Fayruz Nyatakan Siap Maju di Pilkada Cilegon

CILEGON – Aktor sekaligus penyanyi muda Ahmad Adly Fayruz menyatakan kesiapannya untuk tampil di Pilkada Kota Cilegon tahun 2020 ini. Bahkan Adly dikabarkan sudah mendapatkan restu dari pimpinan Partai NasDem dan diproyeksikan sebagai bakal calon Wakil Walikota.

Setelah mendapatkan restu dari partai besutan Surya Paloh itu, Adly mengaku siap bertarung di Pilkada Cilegon. Namun dia masih merahasiakan bakal calon walikota yang akan mendampinginya di perhelatan demokrasi lima tahunan ini.

“Saya akan maju di Pilkada Cilegon 2020 dari Partai NasDem. Untuk pasangan masih belum rilis, yang jelas insyaAllah saya akan maju di Cilegon sebagai calon wakil walikota. Siapa calon walikotanya? Tunggu jawabannya,” kata Adly melalui rilis yang diterima wartawan, Jumat (20/3/2020).

Pria yang karirnya melejit lewat sinetron ‘Cinta Fitri’ itu, menjelaskan alasannya maju untuk berkontestasi di Pilkada Kota Cilegon. Adly merasa terpanggil untuk mengembangkan ‘Kota Baja’ dan membaktikan diri kepada masyarakat.

“Tujuan saya (maju di Pilkada Cilegon) hanya untuk menjadi orang bernilai, Cilegon harus lebih maju. Bukan karena saya. Tapi, karena masyarakat Cilegon sendiri. Saya hanya wadah untuk mengapresiasikan keinginan dan kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Adly pun meminta doa dan dukungan kepada masyarakat, agar cita-citanya berbuat untuk Kota Cilegon lebih maju dalam segala hal dapat terwujud.

“Mohon doa dan dukungannya dari masyarakat Cilegon,” tutup Adly mengakhiri rilisnya singkat.

Adly Fayruz bersama Wapres KH. Ma’fuf Amin yang juga Kakeknya dari Garis keturunan Ibu /dok

Diketahui, Adly Fayruz merupakan cucu dari KH Ma’ruf Amin dari garis keturunan sang Ibu. Diketahui bahwa Ibu Adly masih merupakan keluarga dekat sang Wakil Presiden RI tersebut.

Sedangkan di dunia keartisan, Adly Fayruz dikenal merupakan kawan dekat dengan Lian Firman, aktor asli keturunan Cilegon yang juga mendaftar sebagai bakal calon wakil walikota dari jalur independen. Adly dan Lian Firman sama-sama merupakan aktor pria dalam “Sinetron Cinta Fitri”.

Adly Fayruz mulai terjun ke dunia politik sejak digadang-gadang maju di Pilkada Kabupaten Bandung Barat tahun 2018 lalu, menjadi bakal calon wakil bupati dari jalur independen, namun kemudian gagal karena tidak memenuhi syarat dukungan. Sedangkan pada Pemilu 2019 lalu, Adly Fayruz terjun menjadi Caleg DPR RI dari Partai NasDem di Dapil Jawa Tengah 1. (*/Red/Angga)

Categories
CILEGON POLITIK

Bawaslu Cilegon Sebut 5 ASN yang “Dukung” Ratu Ati Terbukti Melanggar Aturan Kode Etik

CILEGON – Setelah hasil pemeriksaan dan kajian oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), 5 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Cilegon dinilai terbukti melanggar aturan kode etik Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, dan juga Peraturan Pemerintah Nomor 42 tentang pembinaan Kode Etik Korpri dan ASN.

Akhirnya Bawaslu Kota Cilegon juga merekomendasikan untuk pemberian sanksi ke lima ASN tersebut kepada Komisi ASN.

Diketahui, 5 ASN tersebut yakni Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Ismatullah, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Suhandi, Guru di SMP Al-Islah Hari Susanto, Guru SMP Al-Khairiyah Dodi Setiawan, dan Kasi Trantibum Kecamatan Grogol Burhanudin.

Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi mengatakan, setelah kami melakukan pemanggilan kelimanya beberapa waktu lalu akhirnya kami memutuskan kelimanya melanggar kode etik dan kami langsung merekomendasikan kelimanya ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Ya kelima ASN melanggar kode etik makanya kami langsung merekomendasikan ke KASN,” kata Siswandi, Rabu (11/3/2020).

Siswandi menambahkan, setelah proses pemeriksaan dan kajian Bawaslu, untuk masalah sanksi sekarang wewenangnya ada di KASN.

“Mungkin jika sudah terbentuk Gakumdu dan penetapan bakal calon walikota baru kewenanganya ada pada kami. Pihak kami sudah merekomendasikan mereka (ke limanya) adapun masalah sanksi ada pada KASN,” tegasnya.

Diketahui, peristiwa yang juga hadir bakal calon wakil walikota Lian Firman sebagai penantang Petahana, berlangsung, Sabtu (29/2/2020), di acara Reuni Alumi SMA Al-Islah Cilegon, dan bertempat di sekolah, lembaga pendidikan yang secara aturan dilarang untuk sarana politik praktis.

Dalam acara itu, didapati bakal calon petahana Ratu Ati Marliati dan para pendukungnya secara terang-terangan melakukan politisasi di lembaga pendidikan, dan turut diikuti oleh sejumlah ASN. Mereka melakukan gerakan dan yel-yel jargon ajakan untuk mendukung Ratu Ati Marliati kepada para peserta Reuni.

Praktik yel-yel dukungan ini juga ternyata diikuti oleh kelima orang ASN yang saat itu berada di atas panggung acara bersama Ratu Ati Marliati. (*/Red/Angga)

Categories
CILEGON KOMUNITAS

Dikunjungi Komunitas Skateboard dan Dance, Helldy Ajak Pemuda Berani Wujudkan Mimpi

CILEGON – Helldy Agustian menerima kunjungan silaturahmi dari komunitas anak muda Cilegon. Kunjungan dari Komunitas skateboard dan dance ini diterima hangat oleh Helldy di kantor Toyota Cabang Cilegon, Selasa (10/3/2020) malam.

Dalam kesempatan tersebut, komunitas skateboard dan dance menyampaikan mimpi-mimpi dan gagasan mereka.

“Komunitas skateboard di Cilegon cukup banyak. Bahkan kami juga sering mengikuti event-event di luar daerah membawa nama Cilegon. Tapi sering kali sudah kita ajuin ke Pemkot untuk fasilitas hobi kami, anak muda Cilegon, tapi hingga kini belum juga ada respon dari pemerintah,” keluh Rendi, anggota komunitas Cilegon Skateboarder kepada Helldy di pertemuan itu.

Rendi dan kawan-kawannya juga mengeluhkan banyak fasilitas di Kota Cilegon, tetapi tidak maksimal dikelola pemerintah sehingga beralih fungsi jadi tempat yang tidak positif.

“Kami biasa pakai latihan di Taman Layak Anak, tapi sekarang selalu aja listriknya mati. Lampu-lampu taman mati dan gelap, jadi susah buat latihan. Yang ada malah akhirnya jadi tempat mesum,” keluhnya.

Mendengar hal itu, Helldy yang juga merupakan Ketua Yayasan Suara Hati Kita itu memberikan dorongan motivasi agar anak muda Cilegon jangan mudah menyerah meraih mimpinya.

“Nah, saat ini temen-temen udah punya mimpi nih, gagasan, dan planningnya. Tinggal terus dilaksanakan lalu dievaluasi. Ini yang kadang-kadang kita lupa,jika punya visi dan planning tapi jarang serius dijalanin sama dievaluasi itu mimpi. Kaum muda harus serius raih mimpi itu dengan realisasi, awal realisasi itu ya diawali berani membuat perubahan,krn Kesuksesan tanpa perubahan adalah hal yang mustahil” pesan Helldy.

Helldy yang juga bakal calon Walikota Cilegon ini optimis kedepan Pemkot Cilegon akan mampu memenuhi harapan anak muda dan kaum milenial, jika lahir pemimpin baru yang punya visi dan gagasan.

“Kita sebenarnya sangat mampu buat fasilitasi hobi anak muda Cilegon, tinggal pemerintahnya mau peduli apa tidak. Kalau kalian sudah berupaya menawarkan harapan kepada yang pemerintah lama itu gak pernah terwujud juga, solusinya apa? Kalian kaum milenial harus ikut aktif mewujudkan perubahan itu, ayo kita bareng-bareng lahirkan pemimpin baru, biar memberikan solusi baru,” ucap Helldy.

Selain soal penyaluran hobi, saat bertemu Helldy, remaja milenial komunitas hobi ini juga mengeluhkan susahnya mencari pekerjaan di Cilegon.

“Banyak kawan kami yang udah lulus SMK sulit kerja bang. Padahal industri banyak banget di Cilegon, tapi banyak yang kerja malah orang luar Cilegon,” kata Sadam, anggota komunitas Cilegon Skateboard.

Helldy kembali merespon keluhan anak-anak muda itu dengan memberikan motivasi dan menawarkan gagasannya, jika kelak nanti dirinya terpilih sebagai Walikota Cilegon.

“Ini juga yang harus kita selesaikan bersama. Kalau memang pemerintahnya serius nanganin pengangguran, saya yakin anak muda Cilegon gak ada yang nganggur. Misal, caranya kita buat MoU sama industri, kita buat yang namanya Rumah Siap Kerja. Nah di Rumah Siap Kerja itu pemuda Cilegon dilatih selama 6 bulan dengan skill yang memang dibutuhkan industri yang akan dia tuju dan praktek lapangan 3 bulan. Udah gitu dapat sertifikat siap kerja dari industri yang bersangkutan. Nah kalau pemuda Cilegonnya udah dilatih dan memiliki skill yang memang dibutuhkan industri cilegon, gak mungkin dong dia ditolak lagi buat kerja. Saya ketika memimpin juga akan melahirkan program beasiswa yang besar untuk anak-anak muda Cilegon supaya bisa kuliah ke perguruan tinggi yang bagus dan bahkan ke luar negeri. Kita bisa kok, asal pemerintah punya kemauan, bagaimana kualitas SDM Kota Cilegon kedepan lebih maju,” jelas Helldy.

Selain itu, Helldy juga mengajak para pemuda Cilegon untuk siap jadi pengusaha muda.

“Kita akan buat pasar UMKM, jadi warga kita latih buat bikin UMKM sampai kita bantu pemasarannya. Kalau sudah pada kerja semua, dagang semua, pengangguran teratasi kan, masyarakat sejahtera kotanya jadi berkah,” ucap Helldy.

Banyak hal yang menjadi pembahasan dan diskusi antara Helldy dengan para milenial anggota Komunitas Skateboard dan Dance malam itu.

Para pemuda milenial itu nampak tidak canggung dan sangat cair saat berdiskusi dan menyampaikan masukan dan usulannya kepada calon walikota Cilegon dari Partai Berkarya itu. Mereka secara serius menitipkan harapannya kepada Helldy agar kelak mampu membawa Kota Cilegon menjadi Kota yang maju dan memfasilitasi anak-anak mudanya dalam penyaluran hobi dan kreativitas. (*/Angga)

Categories
CILEGON POLITIK

Jelang Pilkada Cilegon, Ramai-Ramai Politisi Golkar Nyeberang ke Gerindra

CILEGON – Tersiar kabar sejumlah kader dan pengurus Partai Golkar di Cilegon saat ini menyeberang dan bergabung menjadi Pengurus DPC Partai Gerindra Cilegon.

Sejumlah nama diantaranya, Haji Hamid, pengusaha asal Gunungsugih; Ahmad Suhandi alias Andi Jempol, Ketua BPC HIPMI; Haji Rahmatullah alias Bung Robet, Ketua Karang Taruna; dan Suhaemi.

Ahmad Suhandi yang akrab disapa Andi Jempol, mengakui kepindahannya ke Partai Gerindra. Andi hadir dalam pengukuhan pengurus dan sekretariat baru DPC Gerindra Cilegon, Senin (9/3/2020) lalu. Dia tercatat kini sebagai Wakil Bendahara DPC Gerindra Cilegon.

“Niat saya pindah ke Gerindra untuk mencari kenyamanan dan ingin mencari suasana baru,” katanya singkat, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa kemarin (10/3/2020).

Meski berpindah ke partai lain, Andi mengaku berterima kasih kepada Golkar yang telah memberinya banyak pengalaman.

“Saya ini terlahir dari keluarga Golkar, orang tua saya Golkar, dan saya besar di Golkar, banyak pengalaman yang saya dapat dari Golkar, dan berbekal dari pengalaman yang saya dapat itu saya akan terapkan di partai baru saya nantinya,” terang Andi.

Sementara itu, dihubungi melalui telepon genggamnya Sekretaris Umum (Sekum) DPD Golkar Cilegon Sutisna Abas, mengaku belum mengetahui ada sejumlah kader terbaiknya pindah ke partai lain. Menurut Sutisna, saat ini ia belum mendapatkan konfirmasi terkait hal tersebut.

“Saya belum mengetahui tuh, karena ketiganya belum konfirmasi ke saya, lagi pula ketika kita masuk ke rumah orang perlunya ada etika minimal mengucapkan salam bahkan sebaliknya ketika akan keluar juga mengucapkan salam, jadi sekali lagi saya belum mengetahui pindah atau tidak ke partai lain,” katanya.

Dari sejumlah kader yang hengkang itu, lanjut Sutisna Abas, diakuinya ada yang merupakan Caleg Golkar di Pemilu 2019 lalu.

“Memang Rahmatullah dan Suhaemi pada waktu Pileg lalu menjadi calon legislatif dari Partai Golkar, untuk Rahmatullah menjadi caleg di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Ciwandan – Citangkil, sedangkan Suhaemi maju di Dapil III Pulomerak – Grogol. Walaupun ada yang hengkang ke partai lain itu tidak mempengaruhi suara pada Pilkada mendatang,” tegasnya.

Diketahui pada Pilkada Cilegon 2020 kali ini, Partai Gerindra sudah ancang-ancang akan mengusung pasangan calon yang berasal dari kadernya, terutama nama Ketua DPC Gerindra Haji Awab. Sempat tersiar kabar pasangan Haji Awab – Haji Iye, yang sudah lebih awal mendapatkan rekomendasi untuk Pilkada ini. Namun belakangan, Ketua DPD Gerindra Banten, Desmond J Mahesa, mengaku masih membuka peluang untuk kader Gerindra menjadi pasangan calon dari petahana Ratu Ati Marliati yang diusung Golkar. (*/Red/Angga)

Categories
CILEGON

Warga Kecewa Hearing dengan Pemerintah Soal Banjir Ciwandan Tak Ada Tindak Lanjut

CILEGON – Warga Kecamatan Ciwandan merasa kecewa lantaran hasil hearing bersama DPRD dan Pemkot Cilegon, soal permasalahan banjir, hingga kini tak ada tindak lanjut.

Rencana pembentukan Panitia Khusus DPRD untuk penyelesaian banjir Ciwandan juga tak ada lampu hijau.

Kekecewaan tersebut dikatakan oleh Heri Suherman selaku pegiat lingkungan di Ciwandan. Ia menilai, pemerintah tak serius mengkaji dan menyelesaikan persoalan banjir di wilayah Ciwandan.

“Hearing sudah dilakukan sebulan yang lalu, pada Senin 10 Februari 2020, namun sudah mau sebulan ini tak ada tindak lanjut pasca hearing,” ujar Heri kepada Fakta Banten, Senin (9/3/2020).

Ia menekankan bahwa hearing jangan dijadikan seremonial belaka. Tapi harus bisa menghasilkan solusi konkrit untuk mengatasi permasalahan yang dialami masyarakat.

“Beberapa sungai terjadi penyempitan, sekarang masih musim hujan tapi belum ada tindakan serius baik dari pemerintahan maupun industri,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Cholis yang juga pegiat lingkungan di Ciwandan, menilai Pemerintah Kota Cilegon tidak bisa bersinergi dengan industri untuk mengatasi masalah banjir yang cukup klasik ini.

Nur Cholis padahal pada saat hearing lalu, dia membawakan presentasi video yang diambil dari drone untuk memantau titik-titik penyebab banjir di Ciwandan.

Dijelaskannya, terdapat empat titik lokasi penyebab banjir, mulai dari JLS, Rel Kereta, Jalan Nasional hingga wilayah Industri.

Wilayah hulu juga menjadi penyebab, menurut Cholis, karena rusaknya lahan hijau di sepanjang Jalan Lingkar Selatan, sehingga serapan tanahnya rendah. Rusaknya lahan hijau ini dikarenakan Galian C. Meski menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, namun Cholis berharap agar Pemkot Cilegon cepat berkoordinasi secara serius mengenai Galian C tersebut.

“Perlu segera ada penataan, rekondisi dan reboisasi di area penambangan pasir, bila tidak, kondisinya akan semakin parah,” tegasnya.

Kemudian banjir di wilayah titik tengah, yaitu area rel Kereta Api PT KAI, gorong-gorong relnya terlalu kecil dan perlu diperlebar dan perlu segera ada tambahan gorong-gorong di titik Link Pintu Air, Link Penauan, Link Kebanjiran, dan Tegal Ratu.

“Jumlah jembatan di area Jalan Nasional juga sedikit, padahal perlu segera ada tambahan sodetan di titik Pintu Air dan Cigading,” jelas Cholis.

Sedangkan di wilayah hilir yang merupakan area Industri menjadi akses air untuk ke laut, diterangkan Cholis, perlu segera ada sodetan aliran kali baru di titik Kubang Welut bekas jalan lama PT Krakatau Steel menuju PT KDL. Selain itu, seluruh gorong-gorong dan aliran kali di belakang PT Krakatau Posco dinormalisasi dari Pintu Air hingga wilayah Krakatau Bandar Samudera.

Ditambah lagi solusi soal area drainase dan aliran kali dari mulai bekas kantor kelurahan Tegal Ratu, Koramil Ciwandan sampai menuju laut lepas di pinggiran PT Semen Merah Putih, harus dilakukan normalisasi, pengerukan dan pelebaran.

“Kami memantau menggunakan drone, kami temukan beberapa titik itu yang harus diperbaiki,” pungkasnya. (*/Angga)

Categories
CILEGON

DPD KNPI Cilegon Resmi Dilantik

CILEGON – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten Ali Hanafiah, meminta para aktivis dan pengurus KNPI di tingkat Kabupaten/Kota bersatu dan bernaung dalam kepengurusan yang dipimpinnya.

Ali Hanafiah menjelaskan bahwa dua kubu KNPI Banten difasilitasi oleh Gubernur sebelumnya sudah menandatangani Pakta Integritas terkait persatuan tersebut.

“Sudah ada pakta integritas yang ditandatangani Gubernur, bahwa KNPI sudah bersatu. Bukti pakta integritas itu ada di gedung KNPI yang kami abadikan,” ujar Ali Hanafiah usai melantik DPD KNPI Kota Cilegon di Aula DPRD, Jumat (6/3/2020).

Ali Hanafiah juga mengingatkan tentang adanya surat edaran dari Kementerian Hukum dan HAM bahwa yang diakui adalah yang memiliki SK Kementerian Hukum dan HAM yang sah, maka diharapkan Pemerintah Kota Cilegon memahami itu.

“Mudah-mudahan Walikota Cilegon mendengar itu,” tegasnya.

Jajaran Pengurus DPD KNPI Cilegon Seusai Dilantik

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Cilegon Mumu Najmudin mengatakan, usai pelantikan ini pihaknya akan melakukan konsolidasi internal dan menguatkan pengurus kecamatan dan OKP yang ada di Kota Cilegon.

“Pertama kita akan Raker dulu, mengingat jelang Pilkada ini banyak dinamika, sehingga kita juga sebagai pemuda harus masuk menjadi peneduh bagi situasi yang ada,” tutup Najmudin. (*/Angga)

Categories
CILEGON KOMUNITAS

Pemuda Pancasila Ikut Berperan Aktif Membina Warga Lapas Kelas IIA Cilegon

CILEGON – Pemuda Pancasila MPC Kota Cilegon melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon, Kamis (5-3-2020).

Kerjasama ini dilakukan untuk pembinaan dan pengembangan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan.

Perjanjian ditandatangani oleh Masjuno, selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 2A Cilegon dan Helldy Agustian selaku Ketua MPC PP Kota Cilegon.

Poin-poin kerjasama meliputi program yang melibatkan warga binaan Lapas Kelas 2A Kota Cilegon, yakni diantaranya dalam bidang kepemudaan dan olahraga, pemberian motivasi, pemberian keterampilan, penyaluran hasil produksi, pembinaan hubungan masyarakat, pembinaan keagamaan, serta perkembangan potensi pertanian serta peternakan.

Ketua MPC PP Kota Cilegon, Helldy Agustian, sangat mengapresiasi gebrakan yang dilakukan Kalapas yang baru karena kerjasama seperti ini baru pertama kali dilakukan dengan harapan semoga program ini dapat terlaksana dengan baik. (*/Angga)

Categories
CILEGON

Jelang Pilkada, Dana Hibah-Bansos Pemkot Cilegon Digugat ke Pengadilan oleh Warga

CILEGON – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kota Cilegon, ada sejumlah kebijakan pemerintah yang mendapatkan sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya sejumlah kebijakan pemerintah dinilai ada unsur kepentingan untuk kubu bakal calon petahana.

Bahkan kali ini, program berupa pemberian dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) Pemkot Cilegon dari APBD digugat oleh salah seorang warga. Pengelolaan dana hibah yang digugat adalah tahun anggaran 2018, 2019, dan 2020.

Warga Kota Cilegon bernama Ahmad Holid mendaftarkan gugatannya soal hibah dan bansos ke Pengadilan Negeri Serang, Selasa (3/3/2020) kemarin. Alasan warga menggugat adalah diduga ada kepentingan politik jelang Pilkada Serentak 2020 di balik dana hibah dan bansos tersebut.

“Hibah bansos yang digugat tersebut meliputi Hibah Bansos yang sudah dan akan disetujui, atau akan dicairkan kepada beberapa organisasi yang diduga sangat rawan terdapat unsur conflict of interest dan dugaan nepotismenya,” ujar Holid dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).

Holid secara gamblang menilai bahwa ada kepentingan Ratu Ati Marliati sebagai Wakil Walikota Cilegon yang saat Pilkada kali ini akan mencalonkan diri sebagai Calon walikota.

“Sebagian besar dana hibah dan bansos Kota Cilegon terutama dari APBD 2019-2020, ada yang baru akan atau sudah digelontorkan diduga untuk kepentingan pemenangan bakal calon petahana pada Pemilukada Kota Cilegon 2020,” ujarnya.

Holid mencantumkan sejumlah nama yang masuk dalan daftar tergugat, yakni sebagai berikut;

  1. Ketua DPD KNPI Cilegon, Rizky Khairul Ichwan; (Anak Ratu Ati Marliati)
  2. Ketua Forum Komunikasi Majelis Taklim, Ratu Amelia; (Adik Ratu Ati Marliati)
  3. Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Ratu Ati Marliati;
  4. Ketua Yayasan Al-Islah, Ratu Ati Marliati;
  5. Ketua HIMPAUDI, Eti Kurniawati;
  6. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Sahruji;
  7. Ketua KONI, Budi Mulyadi; (Saudara Ratu Ati Marliati)
  8. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cilegon, Dimyati S Abubakar;
  9. Ketua FOKER C Kota Cilegon, Kusmeni;
  10. Ketua PGRI Cilegon, Wandi Wahyudin.

“Gugatan yang disampaikan kepada Pengadilan Negeri Serang adalah materi gugatan perbuatan melawan hukum dengan daftar perkara no register: 34/Pdt.G/2020/PN Srg, Tanggal 3 Maret 2020,” jelasnya.

Selain beberapa ketua organisasi tersebut, Holid juga memasukkan lembaga negara seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), BPKP, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai “turut tergugat”.

“Adapun gugatan ini lebih kepada tabayun kami sebagai warga Cilegon melalui Pengadilan Negeri Serang, mengingat bahwa terkait hibah dan bansos yang meningkat menjelang Pemilukada 2020 ini diduga meresahkan dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat karena disinyalir beberapa hibah dimaksud diduga akan digelontorkan untuk kepentingan pundi-pundi dana pemenangan bakal calon tertentu pada Pemilukada Kota Cilegon tahun 2020,” tegas Holid.

Selain itu, dengan gugatan yang dilakukannya, Holid ingin menyampaikan pesan penting, bahwa Kota Cilegon ini bukan milik segelintir keluarga atau kelompok dan golongan saja, karena Kota Cilegon ini termasuk juga APBD-nya adalah milik masyarakat, sehingga tidak pantas dan tidak boleh hanya dikuasai oleh sekelompok golongan kroni dan komunitas keluarga tertentu.

“Kemudian, semoga hal ini juga menjadi pencerahan bagi kita semua masyarakat Kota Cilegon karena jangan sampai kepada masyarakat hanya sekedar ditampilkan kulitnya saja tentang Cilegon tapi perlu tahu dalaman dan isinya itu sesungguhnya seperti apa? Insya Allah semuanya akan terbuka melalui Pengadilan, kita ajak tabayun juga KPK, BPK, BPKP, PPATK, Kementerian dalam Negeri agar semua tahu dan sama-sama mengawasi Hibah dan Bansos APBD Kota Cilegon,” bebernya.

Holid juga dengan tegas mengatakan kepentingan kelompok, golongan, kepentingan pribadi dan kroni keluarga tidak boleh merugikan kepentingan orang banyak dan masyarakat Kota Cilegon.

“Dan semoga semuanya akan menjadi sangat jelas dan terang bahwa di Kota Cilegon ini salah satu masalah yang krusial adalah dugaan derasnya praktik Nepotisme yang mendekati kepada potensi paktek Korupsi dan Kolusi yang tidak menutup kemungkinan berkembang pada potensi adanya pelanggaran hukum serta perbuatan melawan hukum lainnya,” tandasnya. (*/Angga)