1.305 KK di Cilegon Tak Ambil Bantuan Covid-19 dari Kemensos

CILEGON – Bantuan Sosial Tunai (BST) dampak covid – 19 sebesar Rp600 per KPM dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI di Kota Cilegon yang tidak mengambil bantuannya itu sebanyak 1.305 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau cuma terealisasi sekitar 91,56 persen saja.

“Ya, realisasi Bantuan Sosial Tunai(BST) Kemensos tahap 1 dari jumlah 14.762 KPM hanya dicairkan sebanyak 13.457 KPM sisanya yang tidak mengambil sebanyak 1.305 KPM atau 91,56% saja,” terang Reni Sukmawati selaku Kepala Seksi Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos Cilegon saat di hubungi via WhatsApp, Jum’at (5/6/2020).

Reni menjelaskan, tidak mencapainya target pengambilan itu disebabkan banyaknya para KPM tidak di temukan orangnya, data ganda dan ada yang meninggal tanpa ahli waris.

“Karena di sebabkan itu makanya realisasinya BST tahap 1 bantuan Kemensos hanya terealisasi tidak 100% hanya 91,56%,” jelas Reni.

Reni melanjutkan, dari 8 Kecamatan yang ada di Kota Cilegon yang paling banyak KPM yang tidak terealisasi itu ada di Kecamatan Pulomerak yakni sebanyak 250 KPM disusul Kecamatan Citangkil 201, Jombang 188, Grogol 166, Cibeber 148, Ciwandan 144,Cilegon 119 dan Kecamatan Purwakarta sebanyak 89 KPM,” katanya.

“Jadi jumlah KPM yang tidak mengambil karena disebabkan belum ketemu orangnya, ada yang ganda, ada yang meninggal tanpa ahli waris dan pindah, itu sebanyak 1.305 KPM dan dana tersebut yang tidak terserap di kembalikan ke Kas Negara,” tutupnya. (*/Red)