Kampus Al-Khairiyah Gelar Mabit Mahasiswa, Jadi Ciri Khas Keagamaan dan Kearifan Lokal

CILEGON – Ciptakan ciri khas mahasiswa Al-Khairiyah, dengan nilai-nilai kearifan lokal dan keagamaan, Kampus Al-Khairiyah yang terdiri dari Universitas dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah mengadakan agenda Malam Bina Iman Takwa (Mabit).

Mabit ini dilaksanakan selama sembilan sesi dengan 800 peserta. Ketua Panitia Mabit Al-Khairiyah Tahun 2021 Sayuti Zakaria menjelaskan, tahun ini merupakan agenda pertama diadakannya kegiatan tersebut, dimana ini adalah hasil rapat rektorat untuk menciptakan ciri khas kampus Al-Khairiyah.

“Agenda ini merupakan agenda internal yang dimana pesertanya merupakan mahasiswa STIT, ataupun Universitas Al-Khairiyah (Unival). Namun narasumbernya ada dari tokoh masyarakat atau internal Al-Khairiyah sendiri,” kata Ustadz Sayuti, Minggu (2/5/2021).

Peserta mabit sedang tadarus Alquran /Dok

Agenda yang telah berakhir ini, dimulai sejak 19 April 2021 lalu, dan terbagi menjadi sembilan sesi. Untuk teknis acaranya itu dimulai dari jam 4 sore sampai 8 pagi, per sesinya.

“Awalnya kegiatan ini akan berakhir 2 Mei 2021, tapi dipadatkan sampai 27 April saja. Untuk teknisnya peserta menginap, jadi buka puasa dan sahur di tempat kegiatan. Tempatnya di masjid An-Najah di dalam kampus Al-Khairiyah,” tuturnya, kepada wartawan Fakta Banten.

Peserta mabit kampus Al-Khairiyah /Dok

Di lain sisi, ia berharap mahasiswa dapat memahami keilmuan dan pengalaman yang diberikan oleh pemateri ataupun narasumber, selama kegiatan Mabit berlangsung.

“Semoga nilai-nilai kebaikan atau pandangan keilmuan yang diberikan oleh narasumber-narasumber hebat ini, bisa terserap oleh peserta. Dan kalau perlu diimplementasikan dalam kehidupan sebagai ciri alumni Al-Khairiyah,” pungkasnya. (*/A.Laksono).

Demokrat
Royal Juli