Ketua DPR RI Minta Krakatau Steel Perhatikan Kesejahteraan Warga Cilegon

CILEGON – Bersama Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI Puan Maharani resmikan Pabrik HSM 2 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, yang ditandai dengan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi.

Menurut Ketua DPR RI ini, Bung Karno benar-benar memahami Industri baja adalah mother of industry, sehingga menginisiasi pembangunan pabrik baja di Cilegon tahun 1962.

“Memperkuat industri baja nasional sebagai salah satu sumber daya strategis, berarti juga menguatkan ekonomi Indonesia agar berdikari,” ujarnya.

Saat ini, produk utama Krakatau Steel adalah baja canai panas, plat besi hitam atau “Hot Rolled Coil” dan “Hot Rolled Plate” yang diekspor ke berbagai negara seperti Malaysia, Australia, Jerman, Italia, Portugal, dan Spanyol.

Sankyu ks

Karena itu, dia meminta pemerintah harus secepatnya memperkuat daya saing industri baja nasional, untuk mengurangi ketergantungan kepada impor. Sebab, industri baja sangat dibutuhkan apalagi di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Krakatau Steel harus semakin sehat dan semakin kuat sebagai tulang punggung pembangunan bangsa dan negara kita yang sedang berlari menuju Indonesia Maju,” ujarnya.

Puan juga mengingatkan agar kemajuan kinerja Krakatau Steel harus turut dirasakan, dan mensejahterakan masyarakat sekitar di Cilegon dan lebih luasnya masyarakat Banten.

Hal itu menurut dia terutama saat tahun 2020, Krakatau Steel mampu mencatatkan laba sebesar Rp326 miliar dan hingga Juli 2021, perusahaan nasional itu terus melanjutkan tren peningkatan kinerjanya dengan meraih laba bersih sebesar Rp609 miliar.

“Keberhasilan tersebut harus dibarengi dengan upaya penyejahteraan rakyat Indonesia, khususnya masyarakat yang berada di sekitar Krakatau Steel seperti dalam bentuk peningkatan dana Kepedulian Sosial Perusahaan (CSR),” pungkasnya. (*/A.Laksono).