Krakatau Posco bersama POSCO 1% Foundation Resmikan Community Learning Center

CILEGON – Krakatau Posco bersama POSCO 1% Foundation meresmikan Community Learning Center (CLC) dengan meletakkan batu pertama untuk pembangunan Gedung sebagai pusat pelatihan dan pembelajaran bagi masyarakat Kota Cilegon, khususnya Kecamatan Ciwandan.

CLC merupakan entitas kepedulian pelaku industri dalam berkontribusi dengan seluruh elemen masyarakat di Kota Cilegon. Selain itu, pelaksanaan program ini kepada Habitat for Humanity beserta seluruh relawan yang terdapat di dalamnya.

Pada kesempatan tersebut, hadir Walikota Cilegon, Helldy Agustian untuk membuka sekaligus meresmikan keberadaan CLC di Kota Cilegon ini, perwakilan dari manajemen KRAKATAU POSCO, Gersang Tarigan, serta perwakilan dari POSCO 1% Foundation, Jung Yong Kwon.

Manajemen KRAKATAU POSCO Gersang Tarigan menyampaikan, antusiasmenya terhadap keberadaan dari CLC ini.
 
“Baik dari KRAKATAU POSCO maupun POSCO 1% Foundation tentunya memiliki impian bahwa CLC ini akan segera rampung dan turut menjadi wadah sebagai wujud peduli berkelanjutan yang diberikan oleh Kami sebagai pihak industri demi memajukan Kota Cilegon,” ungkapnya, Selasa (5/10/2021).
 
CLC merupakan pusat pelatihan dan pembelajaran bagi masyarakat dengan tujuan agar seluruh elemen di masyarakat, khususnya di Kecamatan Ciwandan dapat tumbuh berkembang bersama dengan industri. CLC adalah bentuk kontribusi KRAKATAU POSCO bersama dengan salah satu perusahaan induknya, POSCO Korea sebagai pelaku industri yang senantiasa menerapkan Corporate Citizenship, dalam hal ini adalah pada bidang Society with KRAKATAU POSCO dan Society with POSCO, yakni bertumbuh dan maju bersama antara Perusahaan dengan masyarakat di sekitarnya. Diharapkan dengan kehadiran CLC di tengah-tengah warga, wadah ini dapat membantu meningkatkan kompetensi yang sudah ada.
 
Di atas bangunan seluas 372 meter persegi yang terbagi atas dua lantai, terdapat sarana berupa ruang belajar/kelas yang dalam rencana akan segera dilakukan kegiatan di bidang tata boga yang dikhususkan bagi para wanita, kerajinan tangan, serta motivasi bagi para pemuda. Ke depannya, akan ditambahkan pula sarana serta prasarana yang dapat menunjang berbagai kegiatan yang sudah ada dalam rencana maupun kegiatan-kegiatan lain yang akan diusahakan untuk dihadirkan. (*/Red)