Walikota Cilegon Sebut Orang Tua Berperan Penting dalam Mendidik Anak

 

CILEGON – Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan bahwa orang tua berperan penting dalam mendidik anak, hal ini disampaikan Wali Kota ketika membuka kegiatan seminar Parenting Ibu dan Anak Tingkat Kota Cilegon Tahun 2022 yang berlokasi di Aula Setda II Kota Cilegon, Kamis (24/11/2022).

Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon.

Kegiatan seminar parenting ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman orang tua dalam memberikan pengasuhan yang baik pada anak terutama bagi anak disabilitas.

Kegiatan ini akan di gelar selama 2 hari mulai tanggal 24 s/d 25 November 2022 dengan peserta yaitu orang tua yang memiliki anak disabilitas.

Adapun Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan parenting ini yaitu Qoidatul Sitta selaku Anggota DPRD Kota Cilegon.

Dalam kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Penyerahan Buku yang berjudul “Mendidik Dengan Cinta” Karya Irawati yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Anggota DPRD Qoidatul Sitta dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Agus Zulkarnaen.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan orangtua menjadi peran penting dalam mendidik anak.

“Pendidikan yang utama untuk anak – anak generasi kita yaitu pendidikan yang melibatkan peran orang tua dimulai dari keluarga sebab didalam keluarga tersebut anak – anak dibesarkan dengan limpahan kasih sayang yang tulus dari orang tua,” ucapnya.

“Keikhlasan dalam mendidik anak juga menjadi hal penting, dimana pengasuhan dari orang tua merupakan pola interaksi antara anak dan orang tua yang meliputi bukan hanya pemenuhan kebutuhan fisik saja tetapi meliputi kebutuhan psikologis,” sambungnya.

Sankyu ks

Lebih lanjut, Helldy menyampaikan bahwa anak disabilitas memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang.

“Setiap anak tidak terkecuali anak dengan disabilitas dimana mempunyai hak yang sama untuk tumbuh dan berkembang serta mendapatkan pendidikan dan hak lainnya, jadi sama saja dengan anak – anak pada umumnya, tidak ada yang membedakan,” ujarnya.

Helldy mengungkapkan jika kegiatan parenting ini sebagai langkah untuk membangun sinergitas antara orang tua dan sekolah.

“Manfaat dari kegiatan parenting ini yaitu dapat menciptakan serta menjalin komunikasi yang baik antara sekolah dengan orang tua sehingga dalam proses mendidik anak di sekolah dapat seimbang dengan didikan yang dilakukan orang tua dirumah,” ungkapnya.

Helldy berharap parenting ini dapat meningkatkan pemahaman orang tua dalam mengasuh anak.

“Saya berharap dengan adanya seminar parenting ini dapat memberikan pemahaman terutama kepada orang tua dalam pengasuhan anak, sebab keluarga mempunyai pengaruh yang besar dalam pengasuhan kepada anak,” harapnya.

Sementara itu, Agus Zulkarnaen selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cilegon mengatakan seminar parenting ini sebagai upaya untuk mengurangi tindakan kekerasan orang tua terhadap anak.

“Sosialisasi parenting ini untuk mencegah adanya kekerasan terhadap anak dan sebagai upaya untuk memberikan penanganan kekerasan, saat ini angka kekerasan terhadap anak di Kota Cilegon meningkat tetapi perlu saya apresiasi juga sebab sekarang orang tua sudah berani menyampaikan apabila terjadi kekerasan terhadap anak,” ucapnya.

Agus juga menambahkan jika pengasuhan anak yang kurang tepat dapat menimbulkan kekerasan terhadap anak.

“Faktor adanya kekerasan terhadap anak yaitu kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak, pengasuhan yang kurang tepat, penggunaan gadget yang kurang bijak serta pergaulan anak yang kurang baik dan tepat,” tegasnya. (*/Red)