www.faktabanten.co.id
Suara Merdeka Rakyat Banten
Maulid Nabi__Helldy_Mumu

Diduga Korsleting Listrik, Panglong di Samangraya Ludes Dilalap Si Jago Merah

0
Kapolres__LM_Dynasty_Lapbas

CILEGON – Diduga mengalami korsleting listrik sebuah panglong kayu milik Haji Nawawi yang berlokasi di Lingkungan Kubang Welut RT 02 RW 04, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil, ludes dilalap si jago merah, Rabu (6/11/2019) dinihari.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran itu disebabkan adanya percikan api akibat korsleting listrik dan api menjalar ke kayu yang ada di panglong tersebut.

Dalam peristiwa ini dua unit mobil Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon diterjunkan, sehingga api dapat dipadamkan satu jam kemudian.

Kapolres__Masigit_Sukmajaya

Kepala Seksi Operasi Pemadaman DPKP Kota Cilegon, Eko Nanung Siswanto, membenarkan terjadinya kebakaran panglong di wilayah Samangraya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian ditaksir Rp 70 juta.

“Ya semalam terjadi kebakaran panglong diduga kebakaran tersebut disebakan adanya hubungan arus pendek dari kabel listrik dan dari korsleting listrik itu ada percikan api dan menjalar ke bahan yang mudah terbakar. Api cepat membesar dan menghanguskan bangunan semi permanen,” katanya.

Masih dikatakan Eko, dalam dua bulan terakhir yakni bulan Oktober dan awal bulan November 2019 jumlah kebakaran di wilayah Kota Cilegon berjumlah 26 kejadian, 23 disebabkan kebakaran alang-alang dan tiga disebabkan korsleting listrik.

“Selama kurun waktu dua bulan Oktober – November 2019 jumlah kejadian kebakaran capai 26 kejadian, 23 disebabkan kebakaran alang-alang dan tiga disebabkan hubungan arus pendek, dan untuk itu karena sering terjadi kebakaran warga dimohon waspada, dan jika terjadi kebakaran sebaiknya langsung menghubungi Dinas Damkar,” katanya. (*/Red)

KNPI__hari pahlawan

Dapatkan notifikasi lansung ke perangkat Anda, Klik Aktifkan

error: www.faktabanten.co.id