KBS Bangun Sumur Bor untuk Perkampungan Warga Ciwandan yang Kesulitan Air

CILEGON – Dalam rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-22, PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) kembali menunjukkan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, dengan membuatkan fasilitas sumur bor di Lingkungan Babakan, Kelurahan Randakari, Kecamatan Ciwandan.

Lingkungan Babakan sendiri diketahui merupakan perkampungan yang berlokasi di wilayah Gunung Taka yang berbatasan dengan Mancak, Kabupaten Serang. Akses menuju lokasi kampung ini juga sangat sulit, karena harus melintasi jalan tanah dan berbatu, bekas-bekas akses galian di kawasan Gunung Taka ini.

Kawasan gunung Taka sendiri kini sudah hancur akibat pertambangan batu dan pasir, yang dinilai telah mengurangi daerah resapan air di wilayah tersebut.

Direktur Utama (Dirut) PT KBS, Tonno Sapoetro saat memberikan sambutan dalam kegiatan bantuan pembuatan fasilitas sumur bor di kelurahan Randakari / dok

Direktur Utama (Dirut) PT KBS, Tonno Sapoetro mengatakan, tim CSR KBS melakukan survei sendiri untuk mencari titik lokasi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Sehingga dalam program bantuan sumur bor ini, pihaknya menemukan perkampungan yang kondisinya memprihatinkan, karena akses yang jauh dari pusat kota dan juga kawasan industri.

“Kita (KBS) punya tim untuk meninjau, sangat solid dan punya semangat, untuk memastikan bantuan kita tepat sasaran,” ungkap Tonno ditemui usai meresmikan pembangunan sumur bor tersebut, Kamis (29/3/2018).

Ditegaskannya, upaya yang dilakukan KBS selama ini sebagai upaya untuk membuktikan bahwa keberadaan industri harus memiliki nilai guna bagi masyarakat dan lingkungan.

“Dengan adanya kepedulian industri diharapkan masyarakat juga akan peduli terhadap keberadaan industri sehingga akan terjalin suatu hubungan yang baik dan saling ketergantungan,” ujar Tonno.

Dalam menyalurkan dan mencari calon penerima program-program CSR, tim PT KBS berusaha turun langsung dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“KBS turun langsung mencari informasi, kita juga selalu berdiskusi dengan pemerintah daerah untuk bagaimana membangun Kota Cilegon ini bersama-sama. Semoga ini menjadi contoh bagi industri lain, terutama KS Grup, untuk lebih meningkatkan kepeduliannya kepada masyarakat,” tegas mantan Direktur Utama PT KTI ini.

Sementara itu, Lurah Randakari, Suimah, berterimakasih dan mengapresiasi kepedulian PT KBS kepada masyarakatnya.

“Terima kasih kepada PT KBS yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat kami dan semoga bermanfaat. Kami juga mendoakan PT KBS agar selalu maju dalam usahanya dan diberkahi Allah AWT,” tuturnya.

Suimah mengatakan, dengan adanya bantuan pembangunan sumur bor diharapkan masyarakat di sekitar lingkungan Babakan tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih sehingga dapat hidup lebih sehat.

Selain di Link Babakan, Suimah juga menjelaskan masih ada beberapa titik perkampungan yang masih membutuhkan bantuan pengadaan air bersih, seperti di lingkungan Karang Bolong dan Cipondoy.

“Sudah ada air, namun masih membutuhkan bantuan. Semoga nanti PT KBS bisa menambah bantuan satu sumur lagi,” harapnya.

Dalam penutupan Rangkaian HUT PT KBS ke-22 ditampilkan pertunjukan seni rampak bedug yang diperagakan langsung oleh Ibu-ibu Periska KBS, yang bernama “Gebrak Dewi Samudera” / dok

Diketahui, dalam rangkaian HUT ke-22 ini, PT KBS telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan dimana fokusnya berupa program-program bantuan untuk masyarakat.

Sebelum pemberian bantuan sumur bor, PT KBS juga memberikan bantuan karpet untuk masjid sekaligus bersih-bersih halaman Masjid Jami’ Baitul Khalik, Link Lijajar, Kelurahan Tegalratu.

KBS juga melakukan pemberian beasiswa untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi ternama bagi 12 pelajar di Ciwandan. Selain itu juga memberangkatkan umrah beberapa guru ngaji, dan juga melakukan bedah rumah tidak layak huni untuk warga Link Ciriu, Kelurahan Samangraya, Kecamatan Citangkil. (*/Adv)