PT Indocement Terus Perkuat Program CSR Berkelanjutan di Cilegon

CILEGON – PT Indocement Tunggal Prakarsa dalam menjalankan program Corporate Social Responsibility atau CSR terus memperkuat program berkelanjutan. Hal ini dikatakan oleh Noviandy, selaku perwakilan dari Divisi CSR PT Indocement kepada awak media pada acara buka puasa bersama di salah satu rumah makan di Anyer, Kabupaten Serang, Rabu (22/5/2019).

Menurutnya, saat ini terdapat tiga kelompok masyarakat di Kecamatan Ciwandan yang aktif menjadi mitra dalam melaksanakan program pemberdayaan. Ketiga kelompok tersebut berada di Kelurahan Tegalratu, Randakari dan Kepuh yang berlokasi di dekat plan usaha PT Indocement.

“Program berkelanjutan menjadi fokus karena memiliki dampak kebermanfaatan panjang bagi masyarakat. Baik dari segi lingkungan, ekonomi dan pendidikan,” kata Noviandy

Kelompok masyarakat tersebut adalah Sanggar Wuni Kreasi di Kelurahan Tegalratu yang merupakan komunitas berbasis masyarakat yang dikelola oleh kelompok pemuda. Dengan melakukan program pendidikan untuk anak-anak, kesenian untuk remaja, kerajinan kayu untuk pemuda dan kelompok wanita tani berserta bank sampah yang dikelola ibu-ibu rumah tangga.

Selain itu, Program Kampung Iklim (Proklim) binaan PT Indocement di Kelurahan Randakari juga mengelola beragam kegiatan, diantaranya Bank Sampah, Kelompok Wanita Tani (KWT), Koperasi dan Lumbung Ilmu. Bahkan, Proklim Randakari menjadi salah satu Proklim terbaik di Provinsi Banten dan mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Di Kelurahan Kepuh, terdapat Bank Sampah dan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang saat ini dalam tahap pengembangan.

“Program seperti ini kami harapkan terus menular di kalangan masyarakat. Agar terciptanya kemandirian, melalui program CSR kami menstimulasi,” tuturnya.

Dishub

Sementara itu, Maman Suherman selaku Kepala Terminal Batubara Cigading menyambut hangat bila ada masyarakat yang mau membangun kegiatan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, mitra kami sudah berjalan beberapa tahun. Kami menyambut hangat bila ada masyarakat lain juga yang ingin membuat program berkelanjutan tersebut,” tegasnya.

Selain program berkelanjutan dengan pembinaan serius oleh PT Indocement, Maman juga menjelaskan bahwa kepedulian perusahaannya juga diaplikasikan dalam berbagai bentuk, seperti program charity atau sumbangan untuk pembangunan di masyarakat, beasiswa pendidikan, hingga keagamaan.

“Bulan Ramadhan ini juga kita gulirkan program tarawih berkunjung, sambil memberikan bantuan untuk masjid, ada juga santunan yatim dan dhuafa, hingga pembagian zakat dari perusahaan,” imbuh Maman.

Sementara Heri Suherman, selaku pegiat Proklim Randakari, mengaku sangat terbantu atas binaan yang dilakukan oleh PT Indocement. Ia menuturkan, perusahaan tersebut tak hanya membantu fasilitas, melainkan juga pengembangan SDM di setiap sub kegiatan.

“Saya berharap, perusahaan di Ciwandan khususnya dan Cilegon umumnya, memiliki kepedulian yang baik di masyarakat terkait pengembangan program berkelanjutan seperti PT Indocement ini,” katanya.

Menurutnya, dari kegiatan awal yang dilakukannya di Randakari atas binaan PT Indocement, saat ini telah tumbuh banyak Bank Sampah yang lainnya di Kota Cilegon, sehingga terbentuknya Forum Bank Sampah. (*/Cholis)

KPID Banten