Limbah B3 Puskesmas Labuan Numpuk di Sembarang Tempat

PANDEGLANG – Limbah medis alat-alat kesehatan Puskesmas Labuan, Kecamatan Labuan yang tergolong Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), dibuang di tempat sembarangan.

Pantauan di lokasi, limbah B3 seperti botol impusan, jarum suntik dan alat kesehatan lainnya yang bekas pakai menumpuk dan berserakan di pinggir warung yang ada di sekitaran libgkungan gedung Puskesmas Labuan.

Salah seorang pemilik warung kopi yang ada di lingkungan Puskesmas Labuan, yang enggan disebutkan namanya mengaku, kalau limbah alat kesehatan bekas pakai tersebut biasanya ditumpuk di tempat itu oleh petugas kebersihan Puskesmas Labuan.

“Biasanya botol impusan dan jarum suntik bekas pakai dari Puskesmas ditumpuk di tempat itu oleh petugs kebersihan. Katanya untuk dijual,” ungkapnya, Sabtu (13/1/18)

Menyikapi hal itu, Plt DPD KNPI Pandeglang, Abdul Rozak mengaku, sangat menyayangkan terhadap pihak Puskesmas Labuan yang tidak mengelola limbah B3 tersebut. Artinya kata dia, pihak Puskesmas tidak menjaga lingkungan dengan baik.

“Limbah B3 itu sangat berbahaya, jadi tidak boleh dibuang di sembarang tempat,” katanya

Ketua DPD KNPI Pandeglang itu juga kaget, setelah mengetahui bongkahan jarum suntik dan botol impusan bekas pakai yang menumpuk dan berserakan di tempat tersebut.

“Ini sangat membahayakan karena bisa mengontaminasi manusia, berisiko kepada masyarakat yang lalu lalang di sini,” tuturnya

Menurutnya, limbah medis itu harus dikelola dengan sebaik-baiknya, tidak dibuang di tempat sembarangan. Karena dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, apa lagi lokasi pembuangan itu sangat berdekatan dengan penduduk sekitar.

“Kami meminta kepada Pemkab Pandeglang atau Dinas Kesehatan (Dinkes) dan pihak terkait lainnya, untuk memanggil dan menegur Kepala Puskesmas Labuan tersebut yang tidak mengelola limbah medis dengan baik. Karena bisa berdampak buruk terhadap masyarakat,” pintanya. (*/Achuy)