Isi Libur Hari Raya, OKP Pelajar Islam Indonesia Gelar Kaderisasi di Lebak

LEBAK – Sebanyak enam puluh pelajar tingkatan SMP dan SMA dari berbagai Kota/Kabupaten se-Provinsi Banten mengikuti kegiatan yang digelar Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Pelajar Islam Indonesia (PII) Pengurus Daerah Lebak, di Gedung Yayasan Muhammadiyah Rangkasbitung.

Kegiatan terbagi ke dalam beberapa kategori, yakni Leadership Intermediate Trainning (LIT) yang dilaksanakan mulai dari tanggal 28 Juni 2018 hingga tanggal 3 Juli 2018, Latihan Manajemen Strategi (LMS) dan Latihan Manajemen Dasar (LMD) yang dilaksanakan dari tanggal 28 Juni 2018 hingga tanggal 2 Juli 2018.

Agenda kaderisasi ini diakui sebagai bentuk pembelajaran bagi para pelajar untuk lebih mengembangkan diri sebagai pelajar yang berintelektualitas.

Ketua Umum PD PII Lebak, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa para pelajar sangat antusias dalam mengikuti jenjang pembelajaran yang dilaksanakan PII Lebak tersebut.

“Acara pembelajaran pelajar bersama PII berjalan dengan sukses dan sesuai harapan yang diinginkan,” ucap Ikhsanudin kepada faktabanten.co.id, Senin (2/7/2018).

 

Dishub

“Kami sangat mengapresiasi kepada para pelajar yang rela menghibahkan jiwa raganya untuk berjihad di jalan Allah, karena berjihad bukan hanya dengan cara berperang saja. Melainkan belajar pun sejatinya kita sedang berjihad dijalan Allah melawan kebodohan,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi siapapun untuk tidak terus belajar dan diskusi keilmuan. Mengingat hal tersebut dapat menumbuhkembangkan potensi diri untuk menjadi generasi umat yang Islami.

“Kita sebagai pelajar harus mampu melawan kemalasan, terlebih sekarang dikenal sebagai era digital yang sangat memanjakan siapapun manusia yang hidup di era sekarang, dan itu sebagai pekerjaan rumah bagi kami untuk dapat memberikan asas kemanfaatan dalam keberagaman watak yang Tuhan ciptakan pada diri masing-masing setiap insan,” jelasnya.

Ia pun berharap agar kegiatan tersebut memberikan keberkahan kepada para pelajar yang memilih mengikuti kegiatan tersebut ketimbang mengisi waktu liburan dengan hal-hal yang hura-hura.

“Harapan saya semoga acara ini dapat memberikan keberkahan terlebih kepada keilmuan kami yang sudah mau untuk dapat melawan kemalasan ketimbang mengisi liburan yang hanya digunakan sebagai hura-hura semata, dan semoga pemerintah dapat membuka matanya bahwa ada kami yang senantiasa membentuk cita karakter penerus pemimpin di masa depan kelak, amiin,” tandasnya. (*/Eza-YF)

KPID Banten