www.faktabanten.co.id
Suara Merdeka Rakyat Banten

Tanam 300 Ribu Pohon Mangrove, TNI Pecahankan Rekor Muri

0
HUT Serang__Yadi__Eko

SERANG – TNI AL bersama TNI AD dan Polda Banten berhasil menanam 5800 pohon mangrove di pantai Karangantu, Kasemen, Kota Serang, Senin (7/10/2019). Penanaman pohon tersebut dalam rangka memperingati HUT TNI ke-74.

Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Kolonel (P) Golkariansyah mengatakan, penanaman pohon mangrove merupakan rangkaian HUT TNI yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia termasuk Banten.

Selain memperingati perayaan HUT TNI, penanaman pohon tersebut untuk memecahkan rekor Muri dengan menanam sebanyak 300.078 secara serentak di 17 titik se-Indonesia.

“Untuk di Banten sendiri kita diperjatah 4.500, ada tambahan dari komunitas-komunitas sebanyak 1.300 jadi total keseluruhan 5800,” kata Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Kolonel (P) Golkariansyah saat ditemui di lokasi.

Dengan penanaman pohon mangrove ini lanjutnya, diharapkan bisa menyelamatkan ekosistem laut dan memberikan edukasi kepada generasi bangsa untuk setia menjaga lingkungan.

“Kita tidak hanya sebatas menanam, tapi juga merawat untuk anak,” ujarnya.

Kemudian, ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Banten yang telah hadir untuk memimpin acara penanaman pohon magngrove.

“Dengan kehadiran beliau semuanya bisa semangat. Terimaksih kepada bapak Kapolda Banten,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, pihaknya mengapresiasi rangkaian kegiatan tersebut karena hal itu sangat berguna bagi ekosistem pesisir pantai Karangantu, karena kedepan pantai tersebut akan dijadikan destinasi wisata unggulan di wilayah Kota Serang berbasis pantai dan budaya.

“Destinasi wisata Inipun berkaitan dengan pengembangan wisata religi Kesultanan Banten oleh Pemprov Banten,” tukasnya.

Menurutnya, dalam pengembangan destinasi wisata harus mengacu pada tiga prinsip yakni Atraksi, amenitas, dan aksesbilitas, karena tiga prinsip tersebut merupakan kunci utama dalam memajukan wisata dalam satu daerah.

“Aksesibilitas pemerintah provinsi bersama pemkot Serang bisa memperbaiki akses jalan dan menyidakan lahan parkir. Amenitas, sarana prasarana dan tempat kuliner meski disediakan,” paparnya.

Ia pun berharap dalam pengembangan destinasi wisata tersebut bisa tersinkronisasi dengan pengembangan wisata Banten lama yang hari ini sedang digagas oleh Pemrov Banten.

“Semoga pengembangan wisata religi banten lama bisa terkoneksi dengan pengembangan wisata pesisir pantai karangantu, karena di tempat tersebut mempunyai sejarah yaitu menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia,” harapnya. (*/Ocit)

Dapatkan notifikasi lansung ke perangkat Anda, Klik Aktifkan

Advert

error: www.faktabanten.co.id